Politik Identitas Masih akan Banyak Digunakan, Pakar UGM Soroti Hal Ini

Belajar dari pengalaman Pemilu 2014, Pilkada Jakarta hingga 2019 lalu, politik identitas lebih cenderung membawa energi negatif.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Minggu, 21 Mei 2023 | 16:40 WIB
Politik Identitas Masih akan Banyak Digunakan, Pakar UGM Soroti Hal Ini
Ilustrasi Politik Identitas yang tergambar dalam pameran foto "Scapegoating The Other in Southeast Asia" di Galeri Salihara, Jakarta Selatan, Jumat (7/12). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Oleh sebab itu tidak seharusnya fokus yang digencarkan adalah politik identitas tetapi program serta isu di masyarakat yang harus dipecahkan.

"Jangan sampai terjadi lah energi negatif dari politik identitas. Ya kalau orang punya identity dan identity itu menjadi bagian dari apa yang kita sebut sebagai politikal id, masing-masing orang punya id, punya id politik itu gakpapa, tapi jangan pakai itu kemudian untuk menegasikan dan mengekslusikan orang lain. Nah yang bahaya yang itu penggunaannya," paparnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak