Segera Umumkan Status Endemi, Masyarakat Tetap Diminta Lengkapi Imunisasi

Penerapan prokes pun tidak boleh lantas diabaikan begitu saja.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 15 Juni 2023 | 21:30 WIB
Segera Umumkan Status Endemi, Masyarakat Tetap Diminta Lengkapi Imunisasi
Ilustrasi fakta WHO cabut status darurat COVID-19 (Asad Photo Maldives/pexels)

SuaraJogja.id - Pemerintah memutuskan Indonesia sudah layak untuk memasuki tahap endemi Covid-19. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyatakan akan segera mengumumkannya secara resmi dalam waktu satu atau dua minggu ke depan.

Menanggapi hal ini, Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes DIY, Setyarini Hestu Lestari mengatakan tetap ada hal-hal yang harus diperhatikan. Termasuk dengan memastikan imunisasi harus tetap dilengkapi.

"Kita tetap persiapan menuju endemi itu dengan cakupan imunisasinya kita lengkapi. Cakupan vaksin Covid harus tetep dipenuhi sampai booster dua," kata Rini, Kamis (15/6/2023).

Penerapan prokes pun tidak boleh lantas diabaikan begitu saja. Termasuk dalam hal ini adalah penggunaan masker saat aktivitas sehari-hari.

Baca Juga:Sepanjang 2023 Sudah Ada 17 Korban Tindak Pidana di DIY Ajukan Restitusi, 7 Orang Sudah Diputus Hakim

"Tetap kemudian kalau mungkin pemerintah sudah mengamanahkan bisa tidak pakai masker, kita tetap ketika merasa sakit ya tetap harus pakai masker. Jangan sampai kita menjadi sumber penularan," terangnya.

Dalam status endemi nanti, disampaikan Rini, pendataan kasus akan dilakukan di rumah sakit. Sebenarnya hal ini sudah dilakukan selama pandemi Covid-19 kemarin.

Nantinya ketika ada kasus maka rumah sakit akan segera memberitahukan kepada puskesmas atau wilayah pasien. Agar kemudian dapat ditindaklanjuti.

Masyarakat yang bergejala juga diminta untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Beristirahat dan mengurangi interaksi dengan orang lain saat merasa sakot juga perlu dilakukan.

"Jadi ya yang merasa sakit segera periksa. Kalau merasa sakit ya tidak usah keluar agar tidak menular. Vaksin, tetap prokes, kalau merasa sakit ya di rumah saja dan memakai masker," tegasnya.

Baca Juga:Komisi IX Apresiasi Masyarakat Tetap Pakai Masker Meski Aturan Dicabut

Terkait kasus Covid-19 harian di DIY sendiri, kata Rini, memang terpantau fluktuatif. Namun dalam beberapa waktu terakhir sudah mulai menurun.

"Fluktuatif naik turun tapi terlihat sudah ada penurunan. Tapi kan penurunan itu mestinya kalau saya ya harus waspada apakah ini benar-benar turun atau masyarakat yang enggan diperiksa," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah memimpin rapat terbatas bersama sejumlah jajarannya untuk membahas transisi dari pandemi ke endemi tersebut pada Selasa (13/6/2023) kemarin. Menurut Presiden, pemerintah terus mematangkan berbagai hal sebelum transisi tersebut diumumkan pada akhir bulan ini.

"Ya ini dimatangkan lah, seminggu-dua minggu ini segera diumumkan karena memang semuanya sudah," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak