Banyak Pertashop Merugi, Pelaku Usaha di Jogja Cari Alternatif Usaha

Kuwat berharap bila pemerintah benar-benar menerapkan kebijakan kendaraan listrik, pelaku usaha pertashop diajak kerjasama.

Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 13 Juli 2023 | 20:10 WIB
Banyak Pertashop Merugi, Pelaku Usaha di Jogja Cari Alternatif Usaha
Warga membeli pertamax di Pertashop Condongcatur, Yogyakarta, Kamis (13/7/2023). [Kontributor Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

"Kami siap kok kalau mau buka stasiun pengisian baterai kendaraan listrik," katanya.

Sementara Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan, saat ini terdapat 140 Pertashop untuk wilayah DIY yang menjual Pertamax dan Dexlite. Pertamina Patra Niaga sedang mengembangkan dan mensosialisasikan agar Pertashop menambahkan bisnis selain non-fuel retail (NFR) atau bisnis non-BBM ritel di dalam Pertashop mereka.

"Bisnis NFR ini seperti mini market, tambal ban nitrogen, jasa ekspedisi, kafe, atau bisnis lainnya selama memenuhi aspek keselamatan," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Hadapi Tahun Baru, Pertamina Perkuat Pertashop untuk Suplai BBM & LPG di Jalur Sulit

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak