Soroti Banyaknya Hoaks hingga Black Campaign, AHY Sebut Demokrasi Indonesia Makin Runyam

AHY mengklaim iklim demokrasi di Indonesia mengalami penurunan dalam satu dekade terakhir.

Galih Priatmojo
Kamis, 20 Juli 2023 | 18:40 WIB
Soroti Banyaknya Hoaks hingga Black Campaign, AHY Sebut Demokrasi Indonesia Makin Runyam
AHY menyampaikan paparan dalam Fisipol Leadership Forum di UGM, Yogyakarta, Kamis (20/07/2023). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengklaim iklim demokrasi di Indonesia mengalami penurunan dalam satu dekade terakhir. Penurunan kualitas demokrasi di Indonesia bisa dilihat dari menurunnya peringkat  indeks persepsi korupsi, maraknya politik uang serta polarisasi di masyarakat dalam menanggapi perbedaan pilihan atas calon pemimpin.

"Politik dan demokrasi kita makin runyam dengan banyaknya informasi hoax, black campaign, hingga pembunuhan karakter seseorang dalam sekejap," papar AHY dalam Fisipol Leadership Forum di UGM, Yogyakarta, Kamis (20/07/2023).

Anak dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyebutkan, dalam beberapa kali penyelenggaraan pemilu saat ini banyak dari calon pemimpin dan kepala daerah serta anggota legislatif yang terpilih didominasi dari mereka yang memiliki banyak uang. Padahal seharusnya seorang pemimpin dinilai dari sisi kapasitas, integritas dan kapabilitas.

Persoalan ini terjadi karena demokrasi Indonesia tidak didesain untuk memilih pemimpin terbaik tapi menjadi kontestasi kekayaan yang dimiliki.

Baca Juga:Gibran Rakabuming Raka Ogah Gayanya Disamakan dengan AHY: Jauh, Saya Gak Pernah Mandi

Padahal Pemilu 2024 akan berlangsung kurang dari tujuh bulan. Karenanya AHY mengajak semua pihak meningkatkan kualitas demokrasi menjadi lebih baik. Jalur politik jalan tengah dengan mengedepankan semangat moderat dan bermartabat pun perlu dilakukan.

"Kita berharap ke depan kita bisa membangun SDM dari calon pemimpin kita bukan yang punya isi tas tapi memilih yang memiliki kapasitas. Jangan sampai putra-putra terbaik gugur duluan karena tidak bisa membeli suara,” tandasnya.

Sementara Dekan Fisipol UGM, Wawan Mas'udi mengungkapkan, kampus itu mencoba menggali pemikiran dan gagasan serta program para calon pemimpin. Diantaranya melalui Fisipol Leadership Forum yang digelar dengan mengundang sejumlah tokoh seperti Ridwan Kamil, Muhaimin Iskandar, Yenny Wahid, hingga tim perencanaan dan pembangunan Ibu Kota Nusantara dan saat ini AHY.

"Kita nantinya berharap juga para calon capres dan cawapres juga mau diajak diskusi dan adu debat program di sini," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:CEK FAKTA: Sandiaga Ajak Kader PPP Gabung Demokrat Dukung Anies-AHY di Pilpres 2024

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak