Kapolri Soroti Ancaman Kehadiran Kelompok Narcoterrorism di Tengah Generasi Muda

Sebanyak 4,8 juta penduduk Indonesia terjerat narkoba

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 29 September 2023 | 19:35 WIB
Kapolri Soroti Ancaman Kehadiran Kelompok Narcoterrorism di Tengah Generasi Muda
Ilustrasi narkoba jenis sabu.[Pixabay]

SuaraJogja.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti ancaman dari kehadiran kelompok narcoterrorism di tengah generasi muda. Kelompok tersebut adalah perpaduan antara kelompok teroris yang bergabung dengan gembong narkoba.

"Yang lebih berbahaya sekarang kelompok teroris ini bergabung dengan kelompok narkoba. Dikenal di dunia dengan nama narcoterrorism ini yang terjadi dan ini yang sedang kita hadapi di Indonesia," kata Listyo saat memberi kuliah kebangsaan di Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Jumat (29/9/2023).

Diungkapkan Listyo, penyalahgunaan narkoba baik di dunia maupun di Indonesia sendiri kian meningkat. Dalam 10 tahun terakhir pecandu narkoba di dunia mencapai 39,6 juta.

Sedangkan untuk Indonesia ada 4,8 juta penduduk yang terjerat narkoba. Penindakan terhadap kasus narkoba kini terus gencar dilakukan oleh kepolisian.

Baca Juga:Gerebek Kampung Bahari, Polisi Sebut 29 Warga Positif Narkoba

"Saat ini kita terus melakukan pengungkapan dan kita tidak pandang bulu masalah ini, para pelaku kita tangkap, termasuk di kepolisian sendiri, oknum polisi pangkatnya apapun kita proses. Ada 37,607 pelaku terdiri dari pengguna pengedar yang saat ini sudah kita amankan," terangnya.

Jumlah pelaku tersebut, menurut Listyo, sudah sangat memprihatinkan. Ia mengimbau kepada mahasiswa khususnya generasi muda untuk tidak mudah terjebak dalam rayuan maut itu.

"Tolong hati-hati, apalagi di lingkungan mahasiswa, di lingkungan anak muda, mereka masuk awalnya dibujuk, diledekin 'ah payah lu' karena sering diledekin terpaksa dia mencoba, begitu mencoba pengen lagi dikasih lagi gratis, setelah itu ketagihan, barulah di situ malapetaka itu datang, masa depan kalian tentunya kemudian menjadi suram," ucapnya.

Pola-pola penyebaran narkoba bisa dilakukan dimana saja termasuk lingkungan sekitar. Para pengedar kemudian dinilai luwes untuk bisa menyesuaikan pangsa pasar anak-anak muda.

"Hati-hati dengan pola-pola orang-orang yang kemudian berusaha untuk menyebarkan di lingkungan sekitarnya untuk kemudian bisa terjerat masalah narkoba, karena memang caranya menyesuaikan dengan model-model hobi anak muda, mereka masuk dengan hasil kemudian mereka kita terjerat, hati-hati," tegasnya.

Baca Juga:Pengedar Ini Sembunyikan 10 Kg Ganja di Bawah Ikan Asin, Siap Kirim ke Bandung

Selain narkoba, masalah intoleransi, radikalisme dan terorisme juga tak bisa dikesampingkan begitu saja. Sehingga semua pihak diimbau untuk menjaga diri sendiri serta teman dan keluarga di sekitar mereka agar tidak mudah terpengaruh.

"Kemudian masalah inteloransi, radikalisme dan terorisme ini juga masalah bersama, karena mereka senang sekali menggunakan doktrin-doktrin teroris ini dengan menumpang di agama tertentu. Di negara yang ada teman, yang kemudian mengubah kebiasaan tolong diingetin, ada masalah apa,"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak