Kesulitan Air karena Kemarau Panjang, Panen Cabai di Gunungkidul Menurun

Kenaikan sudah terlihat pada Sabtu (28/10), cabai rawit merah dipatok Rp55.000 per kilogram. Sedangkan pada Rabu (1/11) dipasarkan di kisaran Rp70.000 per kilogram.

Galih Priatmojo
Selasa, 07 November 2023 | 10:37 WIB
Kesulitan Air karena Kemarau Panjang, Panen Cabai di Gunungkidul Menurun
Ilustrasi cabai merah keriting. [Suara.com/Eko Faizin]

“Untuk yang cabai hijau juga sama mengalami kenaikan harga,” kata Retno.

Menurut dia, salah satu penyebab kenaikan cabai dikarenakan turunnya pasokan di pasaran. Sesuai dengan hukum ekonomi, pada saat pasokan menurun, sedangkan di sisi permintaan tetap tinggi, maka harga barang akan berangsur-angsur naik.

Retno berpendapat, turunnya pasokan karena petani cabai belum memasuki masa panen. Di sisi lain, pemeliharaan juga terpengaruh kemarau panjang sehingga mempengaruhi stok.

“Memang sekarang belum masa panen. Jadi, pasokan di pasaran berkurang,” katanya.

Baca Juga:Luas Panen Padi di Gorontalo Meningkat 48,83 Ribu Hektar

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak