Kendati demikian Epi meminta masyarakat untuk tetap peduli dengan persoalan sampah di lingkungannya. Termasuk melakukan pemilahan dan pengolahan secara mandiri.
Mengingat jumlah penduduk Sleman yang mencapai 1,1 juta orang masih ditambah dengan kehadiran para mahasiswa yang mencapai 200-300 ribu orang. Oleh sebab itu partisipasi masyarakat penting untuk terus dilakukan.
"Apapaun yang terjadi, kita berupaya memenuhi sarana dan prasarana. Oke pemerintah bertanggungjawab tapi kami juga mengajak masyarakat berpartisipasi, mengurangi, memilah sampah," cetusnya.
"Data kita dengan masyarakat berpartisipasi lewat surat edaran bupati itu sampah bisa turun sampai 100 ton per hari, dulu kan 330 ton. Jadi ya kita tekan-tekan melalui aturan, partisipasi masyarakat, sementara pemerintah mengadakan sarana dan prasarana. Harapannya nanti betul-betul sampah di Sleman bisa diatasi," kata dia.
Baca Juga:Pemkab Sleman Resmikan TPST Tamanmartani, Mampu Kelola Sampah 90 Ton Perhari