Cerita Pedagang Kembang Api di Jogja: Kalau Hari Biasa Sepi, Begitu Tahun Baru Ramai Banget

Menjelang perayaan malam tahun baru, pedagang kembang api kelarisan pembeli

Galih Priatmojo
Minggu, 31 Desember 2023 | 17:23 WIB
Cerita Pedagang Kembang Api di Jogja: Kalau Hari Biasa Sepi, Begitu Tahun Baru Ramai Banget
Ani salah seorang penjual kembang api di Jogja. [Kontributor/Fristian Setiawan]

SuaraJogja.id - Salah satu tradisi merayakan tahun baru adalah dengan menyalakan kembang api

Bahkan tak hanya tahun baru, beberapa hari besar lainnya pun tak jarang dirayakan dengan kembang api. Salah satunya saat Lebaran tiba.

Namun, benarkah kembang api masih relevan hingga sekarang? Tim Suara Jogja berkesempatan untuk mewawancarai salah satu penjual kembang api di Jalan Kyai Mojo, Yogyakarta.

Ani (49) merupakan salah satu pedagang yang menjual kembang api di toko Kembang Api Bola.

Baca Juga:Simak Lokasi Kantong Parkir di Kota Jogja saat Malam Pergantian Tahun 2024

Toko yang berada di Jalan Kyai Mojo ini sudah berjualan lebih dari 20 tahun hingga hari ini. 

Menurutnya, perbandingan antara hari-hari biasa dengan perayaan tahun baru itu tentu sangat berbeda jauh.

Ani mengatakan hari-hari biasa itu toko kembang api sepi, tidak ada yang beli sama sekali.

Namun ketika sudah mendekati tahun baru, maka biasanya mulai ramai pembeli untuk merayakan tahun baru dengan kembang api.

"Kalau hari biasa itu sepi banget. Baru ketika lebaran, tahun baru, itu ramai. Karena orang-orang kan mau merayakan momen spesial itu ya.", terangnya.

Baca Juga:Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Malioboro yang Akan Digelar Car Free Night Saat Malam Tahun Baru

Ani juga menambahkan biasanya intensitas pengunjung yang datang itu semakin malam, akan semakin ramai.

Mungkin hal tersebut disesuaikan dengan semakin mendekatnya momen pergantian tahun.

"Semakin malam biasanya tambah ramai. Karena kan di depan toko itu pasti nyalain kembang api, jadi ya orang-orang lain pada ikut dan pada beli kembang apinya dari sini.", jelas Ani.

Ketika mendekati tahun baru, Ani mengaku bisa mendapatkan pelanggan belasan bahkan puluhan orang.

Meski tidak mencapai ratusan, tapi tentu hal tersebut sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya.

"Ya biasanya kalau ada tahun baru atau hari-hari spesial gitu yang beli banyak sih. Mungkin belasan sampai puluhan ya dalam satu hari itu. Kalau sampai ratusan sih ngga ya.", ungkap Ani.

Ani juga menambahkan, jenis kembang api yang sering dibeli oleh masyarakat adalah kembang api Roman Candle.

"Biasanya orang-orang itu belinya ini, Roman Candle. Ini yang paling laris kalau mau tahun baru.", terangnya.

Merayakan hari spesial dengan kembang api memang seolah menjadi tradisi yang tak bisa lepas dari masyarakat Indonesia.

Meski demikian, tetaplah berhati-hati saat menggunakan kembang api.

Kontributor: Fristian Setiawan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak