Menilik Performa Debat Cawapres Kedua, Ada yang Belajar Banyak tapi Ada yang Panen Sentimen Negatif

Wawan menyebut sebenarnya dua cawapres lain yakni Cak Imin dan Mahfud pun sesekali tampil ofensif

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 22 Januari 2024 | 23:30 WIB
Menilik Performa Debat Cawapres Kedua, Ada yang Belajar Banyak tapi Ada yang Panen Sentimen Negatif
Debat cawapres yang digelar di JCC pada Minggu, 21 Januari 2024 (YouTube/KPU RI)

Wawan menyebut sebenarnya dua cawapres lain yakni Cak Imin dan Mahfud pun sesekali tampil ofensif untuk menyerang Gibran bahkan capresnya yakni Prabowo Subianto. Namun ia menilai serangan itu masih dalam konteks mempertanyakan kebijakan yang ada.

"Misalkan tentang food estate ya, itu kan sangat lingkungan food estate itu, kemudian mencoba untuk menanyakan mengapa angka impor masih tinggi, itu kan sebenarnya pertanyaan-pertanyaan policy yang seharusnya dijawab dijawab aja, kan bisa dijawab itu secara elegan," ujarnya.

Namun ketika melihat serangan yang dilakukan oleh Gibran itu berbeda. Menurut Wawan, Gibran lebih cenderung untuk menampilkan dirinya yang mengetahui hal-hal yang orang lain tidak tahu termasuk menggunakan istilah-istilah yang tidak familiar.

"Jadi sama-sama ofensif tapi karakter ofensifnya berbeda, yang satu cenderung elegan, Pak Mahfud dan Cak Imin menurut pendapat saya ofensif tapi elegan karena policy. Pak Gibran ofensif tapi tujuannya untuk menunjukkan bahwa beliau lebih tau dibanding orang lain, kayak gitu. Jadi kan sama-sama ofensif ya tapi karekater ofensifnya yang beda," tandasnya.

Baca Juga:Gibran Terlalu Banyak Gimmcik di Debat Cawapres, Pakar Politik UGM: Tidak Elegan, Tidak Patut dan Tidak pada Tempatnya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak