Kustini Sebut Produksi Menurun hingga Panen Mundur, Sebabkan Stok Beras di Sleman Menipis dan Harga Melambung

Produksi yang menurun dan panen yang tertunda itu berimplikasi kemudian pada peningkatan inflasi. Serta diikuti oleh kenaikan harga bahan pokok.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 21 Februari 2024 | 17:25 WIB
Kustini Sebut Produksi Menurun hingga Panen Mundur, Sebabkan Stok Beras di Sleman Menipis dan Harga Melambung
Warga yang membeli kebutuhan pokok di pasar murah Lapangan Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Rabu (21/2/2024). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

"Tipis, iya tipis (stok beras di Sleman), tidak sampai (kurang). Tipis kemudian harganya pasti naik, harga gabah juga naik di atas rata-rata HPP pemerintah gitu," ujarnya.

Merespon fenomena kenaikan harga pangan akibat fenomena ini, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman melakukan berbagai upaya stabilisasi harga. Termasuk melalui penyelenggaraan Pasar Murah di tahun 2024. 

Dikemas dengan tajuk SEMAR MESEM (Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat). Harapannya pasar murah itu dapat membantu pemenuhan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat Sleman.

Baca Juga:Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Sebut Bansos Jadi Salah Satu Penyebab Kenaikan Harga Beras Selain El Nino

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak