Sekolah Tidak Punya Uang, 1.700 Lebih Guru di Sekolah Muhammadiyah di Jogja Tak Terima THR

Muhammadiyah melakukan pendataan pada guru-guru yang hingga kini tidak mendapatkan THR sebelum Bulan Ramadan lalu.

Galih Priatmojo
Kamis, 04 April 2024 | 20:10 WIB
Sekolah Tidak Punya Uang, 1.700 Lebih Guru di Sekolah Muhammadiyah di Jogja Tak Terima THR
Para guru dibawah Muhammadiyah menerima bantuan THR dan sembako di Yogyakarta, Kamis (04/04/2024). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Lebaran tinggal menghitung hari. Disaat banyak pekerja mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), lebih dari 1.700 guru di sekolah-sekolah Muhammadiyah harus gigit jari karena tak mendapatkan THR.

"Walaupun sudah dua tahun kita lepas dari pandemi covid-19, ternyata dampak karambolnya luar biasa terhadap kondisi dan kapasitas sekolah yang belum pulih sampai sekarang. Sehingga banyak dari sekolah [di muhammadiyah] bahkan untuk membagi THR pun belum bisa," papar Ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), Gunawan Budiyanto disela pemberian bantuan guru-guru Muhammadiyah jelang Lebaran di Yogyakarta, Kamis (04/04/2024).

Menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tersebut, sebanyak 1.700 lebih guru di bawah Muhammadiyah yang tak menerima THR akibat kondisi finansial sekolah yang tak memadai berasal dari 91 sekolah. Mereka kebanyakan merupakan guru TK ABA, SD dan SMP di berbagai daerah.

Karenanya Muhammadiyah melakukan pendataan pada guru-guru yang hingga kini tidak mendapatkan THR sebelum Bulan Ramadan lalu. Mereka pun diberikan bantuan berupa paket sembako untuk merayakan Idul Fitri.

Baca Juga:Ada 1.700 Perusahaan di Kota Jogja, Pemkot Yogyakarta Buka Posko Aduan dan Konsultasi THR 2024

"Pada prinsipnya kita bisa masuk pada saat kapasitas finansial dari sekolah-sekolah tersebut tidak memungkinkan untuk membagikan THR," ujarnya.

Gunawan menyebutkan, anggaran sebesar Rp 350 juta diberikan untuk bantuan THR. Meski bantuan tersebut masih tergolong kecil, para guru tersebut berhak merasakan kebahagiaan pada hari raya umat muslim nanti.

Pemberian bantuan sengaja diberikan untuk guru. Sebab selain petani, para guru merupakan warga yang banyak tertindas.

"Bantuan kami berikan bagi guru baik [sekolah negeri] maupun swasta. Apalagi swasta, karena kalau [guru] negeri kan masih dapat tunjangan, standarnya juga kita tahulah," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Jelang Hari Raya Idul Fitri, Disnakertrans dan Serikat Buruh DIY Awasi Pencairan THR bagi Pekerja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak