Awan Panas dan Ratusan Guguran Lava Masih Meluncur dari Puncak Gunung Merapi dalam Sepekan

luncuran awan panas kembali terpantau dari lereng gunung merapi. Minggu ini terjadi 1 kali awanpanas guguran ke arah barat daya

Galih Priatmojo
Minggu, 14 April 2024 | 15:06 WIB
Awan Panas dan Ratusan Guguran Lava Masih Meluncur dari Puncak Gunung Merapi dalam Sepekan
Asap berwarna putih membumbung dari puncak Gunung Merapi yang berlokasi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta, Selasa (26/12/2023). (ANTARA/HO-PVMBG)

Sedangkan gunung api yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah itu memasuki fase erupsi sejak tanggal 4 Januari 2021. Saat itu ditandai dengan munculnya kubah lava di tebing puncak sektor barat daya dan di tengah kawah.

Agus menambahkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km. Lalu untuk Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," pungkasnya.

Baca Juga:Intensitas Guguran Lava Masih Tinggi, Morfologi Kubah Gunung Merapi Alami Perubahan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak