Heri mengatakan telah mencoba mengirimkan hasil olahan sampah plastik itu ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut. Namun hingga saat ini belum ada hasil penelitian yang diterimanya kembali
"Sampai sekarang belum keluar tapi sudah dimasukkan. Kita ingin tahu oktan berapa sih?," imbuhnya.
Dia mengaku belum ada pikiran untuk mengomersilkan hasil olahan sampah plastiknya tersebut. Heri menegaskan hal ini untuk kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Belum ada pikiran untuk komersil, ini juga hasil sampah masyarakat, jadi ya silakan dimanfaatkan. Rencana kami sih paling tidak menghabiskan sampah dari 1-2 padukuhan dulu," ucapnya.