"Pengurangan padat tebar ikan yang dibudidayakan. Pengurangan padat tebar ikan yang dibudidayakan bisa menghindari stress dan menjaga kualitas air," ujarnya.
Kemudian tidak melakukan pemindahan ikan untuk sementara waktu. Lalu bisa sedikit mengurangi pakan yang diberikan ke ikan.
"Sisa pakan yang tidak dicerna serta pakan yang ada di perut ikan yang terlalu banyak dimanfaatkan oleh bakteri untuk tumbuh lebih cepat," tuturnya.
Pembudidaya bisa juga menambahkan garam grosok 0,5 ons per meter kubik satu minggu sekali. Tujuannya sebagai buffer kualitas air dan menjaga suhu agar stabil.
Baca Juga:Cuaca Dingin, Ratusan Ikan Bawal 4 Kg Mati Mendadak di Gunungkidul
"Penggunaan multivitamin dan probiotik pada sistem budidaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap potensi serangan penyakit ikan. Serta mengobati ikan dengan obat herbal dan obat ikan yang telah direkomendasikan," ungkapnya