Bukan tidak mungkin kerja sama antara PT PAL dan UGM bisa berlanjut lagi. Termasuk dengan keterlibatan para alumni baik untuk riset maupun bekerja di dalam industri maritim itu sendiri.
"Membangun kapal itu seperti membangun kota terapung sehingga seluruh keahlian itu ada di situ. Maka kerja sama dengan UGM tidak hanya pada jurusan-jurusan khusus tapi berbagai jurusan itu kita bisa adakan kerja sama-kerja sama baik itu riset dasar maupun riset-riset implementasi," tuturnya.
"Sangat memungkinkan (alumni UGM ditarik) dan sekarang pun sudah ada alumni UGM yang bekerja di PT PAL," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UGM Ova Emilia berharap dua hal penting dalam penyelenggaraan acara ini. Pertama untuk menjaring para alumni bisa masuk ke dalam industri maritim.
Baca Juga:Indonesia Darurat Hoaks Krisis Iklim: Akankah AI Jadi Solusi?
"Ada paling tidak dua hal yang kita berharap dengan banyaknya kegiatan ini yang pertama tadi untuk talent scouting. Jadi alumni-alumni atau mungkin calon-calon alumni yang nanti akan bekerja di tempat yang tepat," ujar Ova.
Kemudian, yang kedua untuk semakin memperkuat pengembangan dan riset dari industri-industri yang ada di Indonesia.
"Sehingga ada sinergi antara kampus dengan industri dan saya kira dengan acara-acara seperti ini membuka wawasan bagi semuanya untuk kita berperan semuanya," pungkasnya.