Tak Boleh Dilepas Begitu Saja!, Gus Yahya Desak Pemerintah Bantu Atur Tata Kelola Pesantren

Jadi harus ada cara untuk mengatur kehidupan di pesantren.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 08 Oktober 2024 | 16:32 WIB
Tak Boleh Dilepas Begitu Saja!, Gus Yahya Desak Pemerintah Bantu Atur Tata Kelola Pesantren
Ilustrasi santri (Mufid Majnun/Unsplash)

SuaraJogja.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya menyoroti soal kontrol di dalam pesantren. Hal itu sebagai respons atas maraknya kasus bullying yang terjadi.

Menurut Gus Yahya, harus ada aturan yang segera diberlakukan untuk menciptakan kontrol di dalam pesantren-pesantren. Apalagi saat ini ada lebih dari 40 ribu pesantren dengan santri yang mencapai lebih dari 12 juta orang.

"Maka sebetulnya pesantren-pesantren itu membutuhkan governance. Jadi harus ada cara untuk meng-govern [aturan] untuk mengatur kehidupan pesantren-pesantren tidak boleh dibiarkan sendiri-sendiri tanpa diatur," tegas Gus Yahya saat ditemui di Fisipol UGM, Selasa (8/10/2024).

Minimnya kontrol di lingkungan pesantren itu yang tak jarang membuat terjadinya kasus bullying maupun kekerasan lain. Sehingga diperlukan standar aturan untuk bisa menjaga lingkungan pesantren yang baik.

Baca Juga:Bagaimana Kepemimpinan Jokowi selama Dua Periode di Mata NU?, Ini Kata Gus Yahya

"Berbagai macam kasus itu terjadi karena memang tidak ada governance, tidak ada kontrol, tidak ada alat untuk membuat standar dan lain sebagainya. Sehingga kasus-kasus ini dan banyak masalah-masalah yang lain saya kira dengan mudah bisa muncul di lingkungan pesantren," ucapnya.

Aturan ini, kata Gus Yahya, sudah cukup mendesak untuk segera dibuat. Namun sementara ini, pihaknya tak tinggal diam untuk mengantisipasi dan meminimalisir berbagai kejadian bullying di pesantren.

Termasuk membuat satuan tugas (satgas) atau task force untuk mencermati masalah tersebut. Serta berharap NU dan pemerintah bisa membuka ruang untuk merumuskan aturan terbaik bagi pesantren.

Maka ini menjadi kepentingan yang mendesak sekali, PBNU sendiri sekarang sudah dalam waktu hampir setahun ini sudah ada task force khusus yang dibentuk untuk mengaddres masalah ini, Termasuk sudah mulai membuat inisiatif-inisiatif.

"NU berharap nanti juga akan ada ruang yang disediakan oleh pemerintah untuk bicara lebih lanjut tentang bagaimana kita membangun governance dunia pesantren ini," ucapnya.

Baca Juga:Kisah di Balik Terciptanya Sandal Terapi Canggih untuk Pasien Patah Tulang Karya Mahasiswa UGM

"Supaya bisa lebih kita atur, kita pantau dengan lebih baik, sebagaimana lembaga-lembaga pendidikan yang lain, sekolah perguruan tinggi, dan sekolah-sekolah formal itu kan semua ada governance. Nah pesantren saya kira butuh itu," sebut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak