Debit Air Dari Sumur Bor Bantuan Prabowo Subianto Mengecil, Warga Kalurahan Wareng Pasang Spanduk Protes

Lurah Wareng Ari Wibowo membantah pasokan air bersih melalui Pamsimas sama sekali terhenti. Saat ini masih ada aliran yang sampai ke rumah-rumah mereka.

Galih Priatmojo
Kamis, 10 Oktober 2024 | 17:46 WIB
Debit Air Dari Sumur Bor Bantuan Prabowo Subianto Mengecil, Warga Kalurahan Wareng Pasang Spanduk Protes
Debit Air Dari Sumur Bor Bantuan Prabowo Subiyanto Mengecil, Warga Kalurahan Wareng Pasang Spanduk Protes di Berbagai Titik, Kamis (10/10/2024). [Kontributor/Julianto]

SuaraJogja.id - Warga Kalurahan Wareng Kapanewon Wonosari, Gunungkidul meradang. Sebab, dalam beberapa bulan terakhir, pasokan air bersih dari Pamsimas ke rumah-rumah mereka terhenti. Aliran yang sampai ke rumah mereka hanya angin. 

Di sisi lain, kewajiban mereka membayar iuran bulanan tetap berlaku. Warga harus membayar sebesar Rp 40 ribu yang digunakan untuk menutup biaya operasional Pamsimas tersebut. 

Sebagai bentuk protes, warga memasang sejumlah spanduk bernada protes di beberapa tempat strategis. spanduk tersebut diantaranya bertuliskan 'kami kurang tidur hanya untuk menunggu air bersih, stop korupsi' dan 'pak lurah, jangan mau disetir, hilangkan dinasti tetua'. 

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan sudah sekira 3 bulan ini pasokan air bersih di tempat mereka berkurang. Bahkan dalam sebulan terakhir air yang sampai ke rumah mereka hanya berupa angin

Baca Juga:BPBD Bantul: Stok Air Bersih Penanganan Kekeringan Tersisa 250 Tangki

"Kami warga secara rutin sudah membayar air bersih ke P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) Kalurahan Wareng. Tapi layanannya tetap jelek," kata dia.

Sebenarnya, mereka pernah melayangkan protes serupa ke pemerintah. Kala itu jawaban yang mereka dapatkan penyebab air tidak keluar itu karena ada beberapa warga yang belum membayar iuran bulanan. 

Lurah Wareng Ari Wibowo membantah pasokan air bersih melalui Pamsimas sama sekali terhenti. Saat ini masih ada aliran yang sampai ke rumah-rumah mereka. Jikapun terhenti mungkin hanya sehari atau dua hari, tidak sampai berbulan-bulan. 

"Ya aliran masih ada. Cuma debitnya kecil," ujar dia. 

Di Wareng sebenarnya ada 3 sumur bur yang memasok kebutuhan masyarakat. Salah satu sumur bor tersebut adalah bantuan kementrian pertahanan yang belum lama ini diresmikan secara langsung oleh Menhan Prabowo Subianto. 

Baca Juga:Berseloroh Soal Kabinet Prabowo-Gibran, Gus Yahya: Minimal Separuhnya Kader NU

Ari mengatakan, pihaknya belum mengetahui berkurangnya pasokan air bersih ke rumah warga itu karena debit sumur bor yang mengecil atau karena penggunanya kian bertambah banyak. Sebab, pengelola belum melakukan penelitian terkait kendala tersebut. 

"Saya belum tahu apa karena debitnya mengecil akibat kemarau panjang atau karena jumlah pengguna kian banyak," tutur dia.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak