Mengurai Nasib Nelayan Gunungkidul: Terjerat Gaya Hidup Hedon hingga Minim Perlindungan

Nasib nelayan Gunungkidul nyatanya masih jauh dari layak. Disamping hasil tak menentu dan biaya operasional yang besar, mereka juga diliputi hidup hedon dan tak punya asuransi

Galih Priatmojo
Senin, 18 November 2024 | 12:54 WIB
Mengurai Nasib Nelayan Gunungkidul: Terjerat Gaya Hidup Hedon hingga Minim Perlindungan
Ilustrasi perahu nelayan. [Ist]

"Jadi alatnya harus menyesuaikan musim. Kalau diestimasi ya jumlahnya bisa Rp200-300 juta agar bisa punya semuanya. Oiya itu juga belum untuk mesin perahunya. Untuk mesin perahu tempel minimal nelayan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 24 juta," tambahnya. 

Gaya Hidup Hedon 

Sebenarnya, walau butuh biaya besar untuk melaut, Pele menyebut bila dapat jackpot para nelayan bisa meraup untung yang juga sepadan.

Ia mengungkapkan para nelayan di sisi Barat Pantai Gunungkidul yang biasanya berlabuh di pelabuhan Pantai Gesing memang memiliki ciri khas selalu mencari ikan yang bisa terserap pasar ekspor. Tak jarang para nelayan bisa mengantongi hasil hingga Rp10 juta untuk sekali melaut dari pukul 04.00 WIB hingga sore hari.

Baca Juga:Perahu Terbalik Digulung Ombak, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Pantai Watulumbung Gunungkidul

Sayangnya, hasil yang besar tersebut kerap kali menguap dengan mudah. Ia menyebut hasil Rp10 juta ataupun Rp2 juta bisa langsung habis hanya dalam satu hari saja. 

Pele menyebut banyak dari para nelayan yang masih terbiasa hidup hedon. Beberapa menghabiskan penghasilan dari melaut untuk memuaskan hobi karaoke hingga main perempuan. 

"Ya tidak bisa kami pungkiri. Perilaku itu ada. Dapat 10 ataupun 2 juta habis dalam sehari itu sering banget," tambahnya. 

Pele mengaku prihatin dengan kebiasaan sejumlah nelayan tersebut. Menurutnya para nelayan memang perlu mendapatkan pendampingan peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama untuk memanajemen keuangan mereka. 

Hal senada juga diungkapkan oleh ketua nelayan Pantai Baron, Sugeng. Dia mengakui memang ada beberapa nelayan yang langsung menghabiskan uang hasil tangkapan melaut dengan cara berfoya-foya. Namun dia mengklaim itu hanya sebagian kecil saja.

Baca Juga:Peneliti UGM Sebut Temuan Gua di Gunungkidul Tak Bahayakan JJLS

"Ya ada. Itu hanya sedikit kok," tambahnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak