Pada 2022 lalu, Gus Miftah pernah menyelenggarakan pentas wayang di Ponpes Ora Aji, Sleman. Dalam beberapa rekaman, Gus Miftah diduga menghina salah satu pendakwah Ustadz Khalid Basalamah.
Meski dianggap hanya candaan, Gus Miftah kembali membuat klarifikasi dan menyatakan permintaan maafnya di media sosial.
3. Bandingkan Speaker Masjid dengan Dangdutan
Momen ini terjadi saat ia berceramah di Bangsri Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Miftah sempat menyinggung soal larangan penggunaan speaker masjid. Namun dalam pernyataannya ia juga membandingkan bagaimana sound dangdutan itu juga digunakan.
Baca Juga:Pernyataan Lengkap Gus Miftah Mengundurkan Diri dari Utusan Khusus Presiden
Sialnya perbandingan antara speaker untuk tilawah Al-Quran dan dangdut itu dianggap tak sesuai. Hal itu menyulut amarah publik.
4. Dakwah di Gereja
Bagi sebagian muslim berdakwah memang tak mengenal tempat dan waktu. Namun memang perlu dilihat lokasi mana yang memang tepat untuk menyebarkan agama Islam.
Sayangnya, cara Gus Miftah saat berdakwah di dalam gereja yang notabene sebagai tempat ibadah umat kristen menjadi perbincangan panas.
Diketahui, Gus Miftah saat itu menyampaikan ceramahya di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara.
Baca Juga:Gus Miftah Mengundurkan Diri dari Kabinet Merah Putih Usai Ucapannya ke Pedagang Es Teh Sunhaji
![Sunhaji dan Gus Miftah. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/12/05/22436-sunhaji-dan-gus-miftah.jpg)
5. Menyebut PKS Wahabi