Sebut Tak Ada Laporan BBM Oplosan, Bahlil Terjunkan Tim Cek ke Lapangan

Bahlil meminta masyarakat tak perlu ragu untuk membeli BBM jenis apapun termssuk Pertamax. Sebab spesifikasi atau kualitas yang diterima masih tetap sama atau sepadan.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 27 Februari 2025 | 14:48 WIB
Sebut Tak Ada Laporan BBM Oplosan, Bahlil Terjunkan Tim Cek ke Lapangan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

SuaraJogja.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut sejauh ini tidak ada laporan terkait temuan bahan bakar minyak (BBM) oplosan. Kendati demikian ia memerintahkan timnya untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan hal tersebut.

Pernyataan tersebut sekaligus merespons kekhawatiran masyarakat terkait beredarnya Pertalite (RON 90) yang dioplos menjadi Pertamax (RON 92). 

Menyusul kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018–2023.

Bahlil meminta masyarakat tak perlu ragu untuk membeli BBM jenis apapun termssuk Pertamax. Sebab spesifikasi atau kualitas yang diterima masih tetap sama atau sepadan.

Baca Juga:Kebijakan sempat Diubah, Bahlil Sebut Penyalahgunaan LPG 3 Kg oleh Oknum Pengecer Terjadi sejak 2023

"Mohon maaf, mohon maaf sekali lagi, rakyat enggak perlu, kami menyarankan, rakyat enggak perlu ragu karena sekarang kami tim juga lagi menurunkan ke lapangan untuk mengecek," kata Bahlil ditemui di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025).

"Laporan yang sampai saat ini kami terima bahwa antara apa yang dibeli dengan kualitasnya itu sama, namun kami akan mengecek lagi supaya betul-betul kita jamin masyarakat membeli harga dengan spek dan kualitas yang sesuai," imbuhnya.

Disampaikan Bahlil, sejauh ini implementasi BBM itu sepenuhnya berada di Pertamina. Sementara Kementerian ESDM hanya sebagai fungsi pengawasan saja.

"Yang saya pahami, yang saya dapat laporan bahwa harga dan spesifikasi RON 90, RON 92, atau 98, 95, itu tidak ada masalah tapi kita menghargai proses hukum yang ada, kita akan ikuti terus dan seperti yang ini kan masalahnya tahun 2018-2023. Jadi posisi waktu itu kami belum mengikuti di tahun-tahun itu, tapi bukan berarti kami tidak mendapatkan laporan, laporan tetap ada terus," tandasnya.

Ditanya lebih lanjut apakah pihaknya sudah mendapat laporan terkait dengan penurunan jumlah konsumen Pertamax akibat kasus tersebut, Bahlil bilang belum ada laporan lebih lanjut.

Baca Juga:Larangan Jual LPG 3 Kilogram Menyusahkan Rakyat, Pengamat UGM Sebut Bahlil Blunder

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak