Semangka Nyaris Busuk di Ladang, Masjid Ini Turun Tangan Selamatkan Petani, Gerakannya Ditiru UPN dan Masjid Lain

Harga yang dibayarkan masjid juga jauh lebih baik dibanding tawaran tengkulak.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 25 September 2025 | 14:09 WIB
Semangka Nyaris Busuk di Ladang, Masjid Ini Turun Tangan Selamatkan Petani, Gerakannya Ditiru UPN dan Masjid Lain
Masjid Nurul Ashri Sleman, memborong semangka dari petani di Desa Bubutan, Kecamatan Purwodadi, Purworejo. (dok.Istimewa)
Baca 10 detik
  • Masjid Nurul Ashri di Sleman menjadi angin segar bagi para petani
  • Tahun ini pihaknya memborong semangka-semangaka milik petani
  • Gerakan boron hasil bumi tersebut menjadi inspirasi bagi komunitas lain

SuaraJogja.id - Masjid Nurul Ashri di Deresan, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman, kembali menginisiasi gerakan sosial dengan memborong hasil panen petani.

Setelah sebelumnya dengan memborong sayur dari petani Magelang dan singkong dari petani Gunungkidul, kali ini, mereka membeli sekitar lima ton lebih semangka dari Desa Bubutan, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, yang terancam gagal panen akibat cuaca tak menentu.

Perwakilan Divisi Program Masjid Nurul Ashri, Sunyoto, mengatakan kondisi panen semangka tahun ini jauh lebih berat dibanding tahun lalu.

Jika tahun lalu masalahnya ada pada harga yang jatuh karena melimpahnya stok, tahun ini sebagian besar tanaman mati sebelum berbuah.

Baca Juga:Irigasi Ditutup, Petani Sleman Gigit Jari? Solusi Sumur dan Embung Disiapkan

"Kalau untuk yang kasus yang sekarang ini adalah ini terancam gagal panen seperti itu," kata Sunyoto dikutip Kamis (25/9/2025).

Diungkapkan Sunyoto, pada musim panen kali ini hanya sekitar 30 persen semangka yang berhasil dipanen.

Itu pun dengan buah yang tergolong berukuran kecil sehingga ditawar murah di pasaran.

"Satu lahan itu ada yang ditawar Rp750.000 seperti itu. Kalau di normalnya dari keterangannya bisa sampai kisaran dapat Rp6-7 jutaan gitu," ucapnya.

Situasi ini membuat petani merugi besar. Sunyoto mengungkap, beberapa petani bahkan sempat menyampaikan keresahan sejak awal menanam.

Baca Juga:83 Pejabat Dirotasi Bupati, Harda Kiswaya Akui Tak Segan Ganti yang Dinilai Tak Mampu

"Ya betul, karena dulu itu di awal itu sudah ada ini mungkin kekhawatiran gitu ya, mereka mau nanem tapi nanti siapa yang beli," imbuhnya.

Untuk mengurangi beban para petani, Masjid Nurul Ashri pun membuka layanan jastip (jasa titip) bagi jamaah dan masyarakat.

Responnya cukup positif, tercatat ada 800 partisipan dalam pembelian semangka kali ini.

"Iya 800 [pemesan]. Itu juga nanti konsepnya seperti yang kemarin, ada yang disedekahkan lagi lewat masjid, ada yang diambil gitu," tuturnya.

Harga yang dibayarkan masjid juga jauh lebih baik dibanding tawaran tengkulak.

"Kemarin kita belinya per kilo itu Rp3.750. Kalau mereka jual di tengkulak gitu nggak sampai segitu. Kalau dulu itu mereka ada yang dibeli kiloan itu cuma dibeli Rp2.000 atau Rp1.500," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak