Waspada Penipuan Menggunakan Suara Soimah, Korban Dijanjikan Hadiah Rp100 Juta

Penipuan marak pakai suara tiruan Soimah, menjanjikan hadiah Rp100 juta. Waspada modus canggih & lapor jika curiga!

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 09 Januari 2026 | 09:12 WIB
Waspada Penipuan Menggunakan Suara Soimah, Korban Dijanjikan Hadiah Rp100 Juta
Tangkapan layar video artis Soimah. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Penipuan dengan modus suara imitasi selebriti, khususnya Soimah, kembali marak menjerat korban melalui telepon.
  • Penipu menjanjikan hadiah Rp100.000.000 kepada korban yang diklaim menang dari interaksi media sosial Soimah.
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap tawaran menggiurkan dan segera melapor jika menjumpai modus penipuan canggih ini.

Modus-modus ini dapat mengecoh siapa saja, bahkan orang yang merasa tidak mungkin terjebak. Salah satu contoh yang sering digunakan adalah janji hadiah besar atau tawaran menggiurkan yang terdengar terlalu baik untuk menjadi kenyataan.

Salah satu taktik yang digunakan adalah penipuan dengan menawarkan hadiah atau keuntungan besar tanpa permintaan dari korban.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi kita untuk tidak mudah percaya dan segera mempertanyakan kebenaran tawaran tersebut.

Jangan sampai tergoda dengan janji-janji yang tampaknya menguntungkan, namun sebenarnya bertujuan untuk meraih keuntungan pribadi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya, OJK DIY Ungkap 5 Modus Penipuan Paling Marak Tahun Ini

Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk lebih proaktif dalam menghadapi kasus penipuan.

Jika menerima telepon atau pesan yang mencurigakan, sebaiknya segera melaporkannya ke pihak yang berwajib agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

Masyarakat harus berhati-hati dan tidak ragu untuk melaporkan segala hal yang mencurigakan, guna mencegah penipuan yang lebih besar.

Peningkatan kesadaran dan kewaspadaan di masyarakat sangat diperlukan untuk memerangi praktik penipuan yang semakin berkembang.

Semua pihak, baik individu maupun lembaga terkait, perlu bekerjasama untuk memberikan edukasi tentang cara mengenali dan menghindari penipuan, serta membangun jaringan komunikasi yang efektif untuk melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan.

Baca Juga:Residivis Penipu Mobil Beraksi Lagi: Tukar Tambah Jadi Jebakan, Wiraswasta Yogyakarta Jadi Korban

Kontributor : Dinar Oktarini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak