- Fendi, bocah 9 tahun dari Gunungkidul, terpaksa merawat orang tua sakit dan meninggalkan sekolah demi tanggung jawab keluarga.
- Pemkab Gunungkidul merespons viralitas kasus ini dengan intervensi terstruktur meliputi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga.
- Bupati Gunungkidul menegaskan pengembalian Fendi sekolah serta menjamin perawatan medis orang tua dan bantuan sosial bagi keluarga.
Tujuannya agar sang kakak bisa bekerja di lingkungan Kabupaten Gunungkidul. Sehingga tetap dapat mengawasi dan merawat orang tuanya di sore hari.
"Pemerintah juga memastikan bahwa keluarga ini telah terintervensi bantuan sosial, termasuk PKH, BPNT, dan BPJS," tegasnya.
Jangan Menunggu Viral
Meski langkah tegas telah diambil, Bupati Endah menyayangkan penanganan yang baru dilakukan setelah kasus ini menjadi sorotan publik.
Baca Juga:Kantor Bank BPD DIY Wirobrajan Terbakar, Enam Motor Inventaris Ludes Dilalap Api
Ia memastikan bahwa seluruh jajaran, mulai dari Dinas Sosial hingga kepolisian, akan terus mengawal hak keluarga ini. Agar dapat hidup secara layak dan mendapatkan pendidikan.
Di sisi lain, Bupati memberikan peringatan keras kepada seluruh perangkat desa, mulai dari tingkat RT hingga perangkat desa, untuk lebih peka terhadap kondisi warga di sekitarnya.
Masyarakat diminta proaktif memanfaatkan kanal komunikasi resmi "Lapor Bupati" agar penanganan masalah sosial bisa dilakukan lebih dini.
"Kejadian seperti ini tidak usah dibiarkan sampai 3 tahun atau 1 bulan. Ini adalah kewajiban kita sebagai orang yang beriman untuk saling membantu," pungkasnya.
Baca Juga:Detik-detik Mencekam Kebakaran Kantor Kas BPD DIY di Jogja: Ledakan Trafo Diduga Jadi Pemicu