Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis

Perantau di Yogyakarta manfaatkan program "Balik Kerja Gratis" BPKH untuk hemat biaya arus balik Lebaran yang mahal. Program ini sangat membantu kondisi finansial mereka.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 23 Maret 2026 | 16:17 WIB
Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
Ratusan perantau balik gratis diberangkatkan dari Balaikota Yogyakarta, Senin (23/3/2026).
Baca 10 detik
  • Ratusan perantau di Yogyakarta memanfaatkan program "Balik Kerja Gratis" BPKH pada Senin (23/3/2026) untuk kembali ke kota kerja mereka.
  • Program ini sangat membantu meringankan beban finansial peserta karena biaya angkutan Lebaran yang cenderung mahal pasca-mudik.
  • Terdapat antusiasme tinggi dengan lebih dari 2.700 pendaftar melebihi kuota 675 kursi yang disediakan BPKH.

Program Balik Kerja Bareng BPKH sendiri telah digelar untuk keempat kalinya. Tahun ini, BPKH menyediakan 15 bus dengan total sekitar 675 kursi, lengkap dengan fasilitas kaos, makanan, snack, dan souvenir untuk peserta.

Namun, tingginya kebutuhan jauh melampaui kapasitas yang tersedia. Dari Yogyakarta saja, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 2.700 orang, hampir empat kali lipat dari kuota yang ada.

"Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Artinya kebutuhan akan program seperti ini memang nyata," paparnya.

Peserta yang diberangkatkan pun berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari karyawan pabrik, staf kantor, office boy, hingga pekerja sektor informal. Syarat utama yang diberlakukan adalah mereka harus memiliki pekerjaan di Jakarta dan sekitarnya, seperti Bekasi, Tangerang, Bogor, hingga kawasan terminal besar seperti Kampung Rambutan dan Pulogadung.

Baca Juga:Dinkes Sleman Siagakan Fasyankes 24 Jam Selama Lebaran, Antisipasi Kematian Ibu hingga Super Flu

Anggota Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengungkapkan program ini memiliki dampak signifikan bagi masyarakat pekerja.

"Untuk satu keluarga, penghematan bisa mencapai Rp1,5 juta sampai Rp2 juta. Ini sangat membantu, terutama setelah pengeluaran besar saat mudik," ujarnya.

Ke depan, DPR mendorong agar program serupa bisa diperluas, baik dari sisi kuota maupun keterlibatan instansi lain. Mengingat tingginya kebutuhan, tidak menutup kemungkinan jumlah armada akan terus ditambah.

Sebab bagi para perantau, program ini bukan sekadar fasilitas gratis. Lebih dari itu jadi cara efektif agar mereka bisa kembali menata hidup di kota perantauan tanpa harus memulai dari nol akibat kehabisan ongkos perjalanan.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Puncak Arus Mudik Lebaran, 53 Ribu Penumpang Padati Yogyakarta, KAI Tambah Kapasitas Perjalanan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak