Baca 10 detik
- DIY mengalami kepadatan lalu lintas arus balik Lebaran 2026 karena pola pergerakan masyarakat yang tersebar dalam beberapa hari.
- Dishub DIY menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas situasional, termasuk sistem satu arah fleksibel di Malioboro dan jalur wisata.
- Penanganan kemacetan juga melibatkan pemantauan data real-time, koordinasi lintas sektor, dan optimalisasi transportasi umum di Yogyakarta.
Dengan pendekatan rekayasa lalu lintas situasional ini, Dishub DIY berharap dapat menjaga kelancaran mobilitas di tengah kondisi Yogyakarta yang dipadati pemudik dan wisatawan secara bersamaan. Masyarakat dihimbau agar tidak melakukan perjalanan secara bersamaan serta memanfaatkan informasi digital untuk memilih waktu dan rute perjalanan.
"Intinya, kami harus adaptif. Karena pola pergerakan tahun ini berbeda, maka penanganannya pun harus fleksibel dan berbasis kondisi lapangan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga:Ingin Berwisata ke Lereng Merapi saat Libur Lebaran, Simak Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Sepekan