Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat

Orang tua korban emosional saat rekonstruksi kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Mereka tuntut hukuman berat bagi 13 tersangka

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 09 Juni 2026 | 11:33 WIB
Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat
Tersangka memasuki Little Aresha dalam proses rekonstruksi, Selasa (9/6/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Polisi melakukan rekonstruksi kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026.
  • Sebanyak 13 tersangka menjalani proses rekonstruksi dengan pengawalan ketat aparat kepolisian di lokasi kejadian perkara.
  • Orang tua korban menuntut hukuman maksimal bagi tersangka serta terus mendampingi pemulihan psikologis anak yang terdampak trauma.

SuaraJogja.id - Polisi melakukan rekonstruksi kasus dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Sorosutan, Yogyakarta, Selasa (9/6/2026). Sejumlah orang tua korban yang hadir untuk menyaksikan jalannya rekonstruksi berteriak saat melihat para tersangka tiba di lokasi.

Tersangka pun mendapatkan pengawalan ketat aparat kepolisian untuk mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan karena tingginya emosi keluarga korban yang selama ini mengawal kasus tersebut.

Bukan tanpa sebab. Bagi para orang tua, rekonstruksi bukan sekadar tahapan dalam proses hukum. 

"Sebagai orang tua tentu jengkel. Anak-anak kami dititipkan dengan harapan mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang baik, tetapi kenyataannya justru mengalami perlakuan yang tidak seharusnya. Ini melanggar kemanusiaan," perwakilan orang tua korban, Ismanto disela rekonstruksi.

Baca Juga:Balita 3 Tahun Tewas Diduga Korban Malapraktik RSUD Prambanan, Proses Hukum Seret Nama Direktur

Menurut Anto-panggilan Ismanto, keluarga korban sengaja hadir untuk memastikan proses hukum berjalan transparan. Mereka juga meminta para tersangka dihukum seberat-beratnya.

"Kami berterima kasih kepada kepolisian yang sudah memaksimalkan proses hukum sampai hari ini bisa berjalan rekonstruksi," paparnya.

Ismanto mengaku dalam rekonstruksi itu tidak mudah bagi orang tua melihat kembali adegan-adegan yang menggambarkan perlakuan terhadap anak mereka. Apalagi sebagian korban disebut masih mengalami trauma dan menjalani proses pemulihan hingga saat ini.

"Siapa yang kuat melihat anaknya sendiri diikat? Apalagi ada yang mengalami selama bertahun-tahun. Sampai hari ini anak-anak kami masih menjalani pemulihan psikologis," katanya.

Menurutnya, dampak yang ditimbulkan tidak hanya terlihat dari kondisi psikologis korban, tetapi juga memengaruhi perilaku dan perkembangan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:Tangisan Haru Pengemudi! Bentor di Jogja Dimusnahkan dan Diganti Becak Listrik

"Masih ada perubahan perilaku dan sikap yang harus dipulihkan. Prosesnya tidak sebentar dan masih berlangsung sampai sekarang," ujarnya.

Selain menuntut hukuman maksimal bagi 13 tersangka yang saat ini menjalani proses hukum, para orang tua juga meminta penyidik mendalami keterlibatan pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Mereka berharap seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum yang berlaku sehingga memberikan rasa keadilan bagi para korban dan keluarga.

"Kami berharap semua yang terlibat bisa dimintai pertanggungjawaban. Yang kami cari adalah keadilan untuk anak-anak kami," ujarnya.

Keluarga korban juga tengah mengupayakan perlindungan melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Menurut Ismanto, komunikasi dengan LPSK berjalan baik dan saat ini proses pengajuan perlindungan masih berlangsung.

"Kami terus komunikasi dengan LPSK," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak