Program MBG Libur, Harga Daging di Pasar Jogja Turun Drastis, Pembeli Bisa Menikmati Ayam Murah Lagi

Harga daging ayam di pasar tradisional Yogyakarta turun ke Rp25-30 ribu/kg setelah program Makan Bergizi Gratis libur. Pedagang dan pembeli merasa lega karena harga normal

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 30 Juni 2026 | 14:59 WIB
Program MBG Libur, Harga Daging di Pasar Jogja Turun Drastis, Pembeli Bisa Menikmati Ayam Murah Lagi
Penjualan daging ayam di los Pasar Beringharjo yang mengalami penurunan harga, Selasa (30/6/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
  • Harga daging ayam di pasar tradisional Yogyakarta turun menjadi Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram saat libur sekolah.
  • Penurunan harga terjadi karena penghentian sementara penyerapan pasokan ayam untuk program Makan Bergizi Gratis selama masa libur panjang.
  • Pedagang dan masyarakat merasa lega dengan stabilitas harga ini meskipun volume pembeli belum menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

"Harga ayam sekarang Rp25 ribu per kilogram. Kalau dibandingkan kemarin ya turun banyak," katanya.

Ia menilai salah satu penyebab utama turunnya harga adalah berhentinya sementara penyerapan ayam untuk kebutuhan program MBG selama masa libur sekolah.

"Karena MBG tidak pakai lagi sementara ini karena libur. Sebagian besar yang mengonsumsi kan untuk MBG. Kalau MBG libur, otomatis ayamnya nganggur," ujarnya.

Akibat berkurangnya permintaan dalam jumlah besar tersebut, pasokan ayam di pasar menjadi berlimpah. Harga pun kembali turun ke level normal.

Baca Juga:Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya

"Ya murah sekarang. Daripada tidak ada yang beli, akhirnya harganya turun," katanya.

Menurut Sarjio, harga Rp25 ribu per kg tersebut sudah berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Meski harga lebih murah, jumlah pembeli ternyata tidak mengalami peningkatan yang berarti.

"Pembelinya tetap biasa saja," ujarnya.

Ia menjelaskan lonjakan pembelian biasanya terjadi ketika ada pesanan besar dari jasa katering. Selain itu saat memasuki musim hajatan dan perayaan tertentu.

"Kalau peningkatan pembeli biasanya kalau ada yang memakai banyak seperti katering atau momen-momen tertentu," katanya.

Baca Juga:Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul

Namun memasuki bulan Suro, permintaan dari katering maupun hajatan justru cenderung menurun. Akibatnya pasar menjadi lebih sepi.

"Kalau Suro seperti ini sepi. Tidak banyak kondangan, jadi permintaan turun dan harga ya amblek," ujarnya.

Penurunan harga daging ayam ini juga disyukur para pembeli. Kondisi ini menjadi kabar menggembirakan karena mereka kembali bisa menikmati lauk ayam dengan harga yang lebih terjangkau.

Salah satunya Mamik, warga yang rutin berbelanja kebutuhan rumah tangga di Pasar Kranggan mengaku sempat berpikir dua kali untuk membeli ayam ketika harga menembus lebih dari Rp40 ribu per kilogram beberapa waktu lalu. 

Saat itu ia hanya membeli dalam jumlah sedikit. Hal itu agar pengeluaran rumah tangga tidak terlalu besar.

"Waktu harganya di atas Rp40 ribu per kilogram saya mikir kalau mau beli ayam. Paling beli sedikit saja karena mahal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak