PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat

Di tengah persaingan ketat dengan PTN, STIPRAM Yogyakarta gaet mahasiswa baru lewat program magang luar negeri berdandan dan integrasi budaya Yogyakarta.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 31 Agustus 2026 | 15:15 WIB
PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat
Mahasiswa NTT terdampak bencana berbagi sego berkat kepada maba di Stipram Yogyakarta, Senin (31/8/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Kampus swasta di Yogyakarta menghadapi tekanan finansial pada 2026 akibat penurunan jumlah mahasiswa baru secara drastis.
  • STIPRAM Yogyakarta merekrut mahasiswa dari daerah terdampak bencana melalui program magang luar negeri dan bantuan biaya kuliah.
  • STIPRAM Yogyakarta mengintegrasikan Pendidikan Khas Kejogjaan ke dalam pembelajaran untuk mengenalkan budaya lokal kepada mahasiswa.

"Sego berkat dengan bungkus daun jati memiliki filosofi yang bagus, yakni sebagai bentuk syukur dan solidaritas serta doa kebaikan," jelasnya.

PKJ belum berdiri sebagai mata kuliah tersendiri. Materinya akan diintegrasikan ke dalam mata kuliah yang sudah ada. Pembelajaran budaya tersebut tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa asli Yogyakarta

Mahasiswa dari luar daerah juga akan mendapatkan pemahaman mengenai budaya Jawa dan Yogyakarta. Dengan demikian, mahasiswa dari NTT maupun daerah lain yang menempuh pendidikan pariwisata di Yogyakarta bukan hanya dipersiapkan menjadi tenaga kerja global, tetapi juga diharapkan membawa nilai-nilai budaya Indonesia ketika bekerja di luar negeri.

"Kami ingin bagaimana budaya Jawa, terutama Yogyakarta ini, bisa terus dipertahankan. Walaupun itu di kampus, kampus harus selalu mendukung tentang itu," katanya.

Baca Juga:Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR

Nursyamsu berharap mahasiswa dan lulusannya yang bekerja di luar negeri menjadi bagian dari penyebaran hospitality khas Indonesia. Kampus tersebut bahkan tengah menjajaki kerja sama dengan Badan Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran (BP3MI) untuk menyiapkan tenaga kerja yang akan bekerja ke luar negeri melalui jalur legal.

"Harapan kita terutama budaya Jawa kita bisa rukun, kompak, gotong royong. Nah, ini mengawali bagaimana hospitality orang Indonesia itu bisa muncul," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak