- Sebanyak 28 orang di Nyaen, Sleman, mengalami gangguan pencernaan ringan usai menyantap Makan Bergizi Gratis pada Senin (31/8/2026).
- Dinas Kesehatan Sleman bersama instansi terkait telah mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebabnya.
- Operasional SPPG Pandowoharjo dihentikan sementara waktu hingga investigasi selesai dan rekomendasi resmi dari dinas kesehatan diterbitkan.
"Namun tidak ada penerima manfaat yang dilaporkan menjalani rawat inap," jelasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bersama KPPG, Korwil, Korcam, dan pihak SPPG telah melakukan pemeriksaan lapangan serta inspeksi sanitasi.
Sampel makanan yang dikonsumsi pada Senin (31/8) juga telah diamankan untuk pemeriksaan laboratorium.
Harsono menyebut, hingga kini belum dapat dipastikan penyebab keluhan yang dialami para penerima manfaat. Pemkab juga belum menyimpulkan bahwa gangguan tersebut berkaitan dengan makanan yang disediakan SPPG.
Baca Juga:Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
"Belum dapat dipastikan penyebab keluhan tersebut dan belum dapat disimpulkan berkaitan dengan makanan yang disediakan SPPG. Pemeriksaan laboratorium dan investigasi masih berlangsung," jelasnya.
Sebagai langkah kehati-hatian, operasional SPPG Pandowoharjo untuk sementara dihentikan hingga hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan serta pihak terkait diperoleh.
Pemantauan terhadap kondisi para penerima manfaat juga terus dilakukan.
"Pemerintah memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur dengan mengedepankan keselamatan siswa dan penerima manfaat lainnya," paparnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga:Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?