Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya

Massa Forum Kebangsaan DIY menurunkan paksa foto Wapres Gibran di DPRD DIY. Gubernur DIY Sri Sultan HB X sebut aksi itu tak pantas, sementara DPRD membantah menginisiasinya.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 04 November 2026 | 15:42 WIB
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya
Massa menurunkan foto Gibran di DPRD DIY, Rabu (4/11/2026). (Istimewa)
Baca 10 detik
  • Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran di DPRD DIY pada Rabu (4/11/2026).
  • Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan tindakan menurunkan foto simbol kenegaraan tersebut tidak pantas dilakukan.
  • DPRD DIY menegaskan aksi penurunan foto itu merupakan inisiatif spontan massa yang kemudian dipasang kembali.

Meski demikian, Yuni menegaskan penurunan foto tersebut merupakan inisiatif masyarakat yang hadir dalam audiensi alih-alih inisiatif DPRD.

"Bukan mengizinkan ya menurunkan itu begitu saja," katanyanya.

Yuni menyebut terdapat 33 elemen masyarakat yang mengikuti perkembangan polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Gibran. Menurut dia, salah satu hal yang menjadi dasar aspirasi massa adalah keputusan MA terkait surat keterangan sekolah Gibran.

"Yang memperkuat mereka itu adalah keputusan MA. MA kan sudah memutuskan bahwa surat keterangan sekolahnya Gibran itu ya tidak bisa dipakai sebetulnya," ujarnya.

Baca Juga:Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Massa, lanjut Yuni, juga membawa tuntutan pemakzulan Gibran dan meminta agar aspirasi tersebut diteruskan kepada DPR RI.

Namun, DPRD DIY tidak memiliki hubungan langsung untuk menyampaikan aspirasi tersebut ke DPR RI. Karena itu, pihaknya berencana meneruskannya melalui fraksi dan partai politik masing-masing.

"Jadi kita itu tadi menyampaikan bahwa kita akan menyampaikan melalui fraksi masing-masing, melalui partai politik masing-masing mengenai aspirasi dari warga masyarakat ini," jelasnya.

Yuni juga menyinggung kekecewaan masyarakat yang dinilainya sudah berlangsung lama. Menurutnya, massa merasa aspirasinya belum mendapatkan tindak lanjut meskipun sudah ada putusan MK dan MA.

"Bagaimanapun juga masyarakat ini kan sudah lama terzalimi. Sudah lama terzalimi dan cukup diam saja, tidak ada tindak lanjut, bagaimana keputusan dari apa yang sudah terjadi, apa yang sudah diputuskan MK dan MA itu," katanya.

Baca Juga:Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak