SuaraJogja.id - Menyambut liburan Natal dan Tahun Baru, UPT Malioboro melipatgandakan jumlah personel keamanan dan kebersihan di kawasan ikon Yogyakarta tersebut.
Dilansir dari Antara, Kepala UPT Malioboro, Ekwanto menyebut bahwa untuk menjaga kenyamanan para wisatawan yang menghabiskan liburan di kawasan Malioboro, pihaknya bersiap menambah personel di lapangan.
"Jadi untuk personel Jogoboro atau keamanan di Malioboro yang biasanya 20 orang per shift akan ditingkatkan jadi dua kali lipat. Sehari ada tiga shift," terangnya kemarin.
Ia menyebut kawasan Maliboro merupakan salah satu spot bagi para wisatawan untuk menghabiskan liburan terutama saat pergantian tahun. Puncaknya biasanya mulai pukul 21.00 saat malam pergantian tahun.
"Dalam beberapa tahun terakhir pengunjung di Malioboro terutama saat pergantian tahun terus meningkat. Puncak kepadatan itu sudah bisa dilihat sekitar pukul 21.00 malam pergantian tahun hingga dini hari," ujarnya.
Para personel Jogoboro nantinya akan dibantu oleh sejumlah komunitas lain termasuk di antaranya dari Pramuka. Tak hanya menjaga keamanan, tugas mereka juga mendukung petugas kebersihan yang disiagakan selama liburan Natal dan Tahun Baru.
"Untuk petugas kebersihan biasanya 5 orang per shift di musim liburan ini kami tambah jadi 10 orang per shift. Total ada enam shift setiap harinya," jelasnya.
Selain menerjunkan personel keamanan tambahan, pihak UPT Malioboro juga menyiagakan sejumlah CCTV yang terpasang di kawasan Malioboro. Saat ini terhitung ada sebanyak 20 CCTV yang sudah terpasang di sejumlah titik di Malioboro.
Baca Juga: Warga Ngupasan Minta Keringanan Ini Jika Malioboro Jadi Kawasan Pedestrian
Berita Terkait
-
Warga Ngupasan Minta Keringanan Ini Jika Malioboro Jadi Kawasan Pedestrian
-
Tolak Malioboro Jadi Pedestrian, PPMAY Desakkan Tiga Tuntutan Kepada Pemkot
-
Puluhan Pengusaha Kukuh Tolak Malioboro Jadi Pedestrian
-
Jumlah Kendaraan di DIY Naik Saat Nataru, Ini Jalur Alternatif dari Dishub
-
Jelang Nataru, BBPOM DIY Temukan Produk Berformalin
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta
-
8 Fakta Pembacokan di Bantul: Pria Tewas Saat Tidur, Polisi Duga Pelaku Dua Orang
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi