SuaraJogja.id - Seorang terduga teroris berinisial WAS (35) warga RT 04 RW 03 Padukuhan Teguhan, Desa Wunung Kecamatan Wonosari Gunungkidul diringkus tim Densus 88, Rabu (25/12/2019) petang.
Lokasi penangkapan terjadi di Dusun Wonocatur, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul seusai WAS pulang dari tempat kerjanya.
Tuti pemilik warung makan yang rumahnya tak jauh dari tempat bekerja terduga teroris tersebut menuturkan, sejak pukul 14 WIB puluhan pria tegap lalu lalang di komplek perumahan tersebut. Beberapa di antaranya bahkan ada yang jajan di warung makannya.
"Saya dan beberapa warga heran kok tidak seperti biasanya ada sejumlah orang berbadan tegap lalu lalang di sekitar komplek. Namun mereka tidak berani bertanya kepada para pria berbadan tegap tersebut," ujarnya, Kamis (26/12/2019).
Beberapa saat ketika ia tengah melayani para pembeli tiba-tiba ada sedikit kericuhan di depan mushola al-muttaqin. Rupanya Ada seorang laki-laki yang di sergap oleh puluhan pria berbadan tegap tersebut. Kontan saja peristiwa tersebut mengundang warga untuk mendekat.
Jonathan warga yang lain menambahkan melihat ada kericuhan di depan mushola al-muttaqin, warga sedianya ingin melihat yang terjadi tetapi dilarang mendekat oleh aparat kepolisian.
"Sda laki-laki sedang melintas menggunakan sepeda motor tiba-tiba di dekat Dan disergap oleh puluhan pria berbadan tegap yang berpakaian preman,"ungkapnya.
Jonathan mengatakan penyerapan tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Sedangkan peristiwanya sendiri berlangsung sangat cepat, karena ketika laki-laki tersebut di sergap di dekat tiang listrik yang berada di depan mushola al-muttaqin langsung dimasukkan ke dalam mobil sementara motornya juga diamankan oleh petugas yang lain.
Sebelum beredar informasi tentang penangkapan WAS, sebuah rumah di wilayah Gunung Kidul digrebek tim Densus 88. Warga setempat mengenali rumah yang digrebek tersebut merupakan tempat tinggal WAS yang berprofesi sebagai tukang bangunan.
Baca Juga: Terduga Teroris Wonocatur Bantul Diciduk saat Melintas Depan Musala
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Seorang Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Wonocatur Bantul
-
Antisipasi Terorisme Jelang Nataru, Polda DIY Kerjasama dengan Densus 88
-
Sebelum Ditangkap Densus, Terduga Teroris Sleman Sempat ke Luar Negeri
-
Kelola PAUD, Terduga Teroris Sleman Simpan Zat Kimia hingga Buku Khilafah
-
Usai di Berbah, Densus 88 Anti-teror Geledah Rumah Terduga di Mlati, Sleman
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
5 Tempat Ayam Goreng Legendaris di Jogja yang Wajib Masuk List Weekend Kamu
-
Malaysia Healthcare Expo 2025 Berlangsung di Yogyakarta, Hadirkan 14 Rumah Sakit Terkemuka
-
Film 'Siapa Dia' Momentum Transformasi LSF dari Lembaga Sensor Jadi Lembaga Klasifikasi Umur
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?