SuaraJogja.id - Nasib tragis dialami kakek bernama Trisno Sumaryo (75). Warga Grogol, Desa Parangtritis, Bantul ini ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa di tepi Pantai Parangkusumo, Minggu (29/12/2019) kemarin.
Dilansir dari harianjogja.com, Kanit Reskrim Polsek Kretek, Iptu Jumadi menjelaskan korban ditemukan meninggal dunia oleh anggota SAR yang tengah patroli rutin sekitar 10.30 WIB.
Saksi saat itu melihat jasad korban terombang ambing tak jauh dari bibir pantai. Melihat kejadian tersebut, korban segera dievakuasi ke daratan.
Berdasar informasi yang dikumpulkan dari sejumlah saksi, korban sebelumnya diketahui minta diantar ke pantai untuk melakukan terapi air laut guna menyembuhkan penyakit kulitnya.
"Iya dari keterangan saksi korban diketahui terakhir berpamitan mau ke pantai mau terapi air laut untuk menyembuhkan sakit kulitnya. Saksi ada yang melihat korban ini mandi di laut setengah jam sebelum ditemukan tewas," terang Jumadi.
Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan sementara, korban terhempas ombak saat sedang mandi di laut.
"Kemungkinan korban meninggal karena terhempas ombak dan tak bisa menyelamatkan diri. Korban saat ini sudah dibawa keluarga dan sudah dimakamkan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Gegara Ini Netizen Sebut Perempatan Palbapang Bantul Mirip di Luar Negeri
-
KPU Bantul Ingatkan Anggota Legislatif Lepas Jabatan Sebelum Ikut Pilkada
-
Tolong Bocah Terseret Arus, 2 Warga Jombang Tewas Tenggelam di Pacitan
-
Ingin Ambil Sandal yang Jatuh ke Sungai, Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam
-
Terduga Pembunuh Ayu Selisa Pernah Mencoba Bunuh Diri Hingga Empat Kali
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha