SuaraJogja.id - Selain sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan untuk menghabiskan liburan, Pantai Baron juga termasuk salah satu kawasan yang ramai dalam kegiatan nelayan.
Tak jarang padatnya aktivitas di kawasan tersebut menimbulkan risiko kecelakaan laut hingga serangan ubur-ubur.
Satuan Perlindungan Masyarakat Rescue Istimewa wilayah operasi II, Pantai Baron menuliskan setidaknya ada sebanyak 21 kasus kecelakaan laut atau laka laut di penghujung tahun 2019. Jumlah ini meningkat tajam dibanding bulan November 2019 yang hanya sekitar 5 kasus.
Meski melonjak kasus laka yang terjadi di bulan Desember 2019 nihil korban jiwa. Hasil ini setidaknya menyamai data yang ditampilkan sejak bulan September hingga November lalu.
Walau begitu secara keseluruhan di sepanjang tahun 2019, korban meninggal akibat laka laut meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya yakni mencapai 10 korban yang meninggal dunia.
Sementara itu berdasarkan data terkait korban yang terserang ubur-ubur, di tahun 2019 kemarin juga melonjak dibanding tahun sebelumnya. Tercatat dari data yang dirilis ada sebanyak 656 korban sengatan ubur-ubur.
Sedangkan di tahun 2018 jumlah korban sengatan ubur-ubur hanya sekitar 230 saja.
Berikut data lengkap yang dirilis dari SAR Pantai Baron
Baca Juga: Musim Hujan Tiba, Ini Tiga Kecamatan di Gunung Kidul yang Rawan Banjir
Berita Terkait
-
Fakta Terbaru Dua Warga Ponjong yang Bersimbah Darah di Atas Gunung Batur
-
Malam Tahun Baru, Dua Warga Ponjong Ditemukan Bersimbah Darah
-
Musim Hujan Tiba, Ini Tiga Kecamatan di Gunung Kidul yang Rawan Banjir
-
Ini Kronologi Kecelakaan Maut di Jalur Daendels yang Tewaskan Saginem
-
Pantai Widodaren Gunungkidul Jogja, Info Lengkap, Tiket Masuk dan Fasilitas
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar