SuaraJogja.id - Aksi tak lumrah dilakukan sejumlah awak bus jurusan Jogja-Wates. Mereka melakukan aksi mogok di simpang tiga Kenteng, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, Kamis (16/1/2020).
Musabab para awak bus tersebut mogok lantaran dipicu ulah salah satu oknum sesama sopir yang kerap memacu kendaraan secara ugal-ugalan hingga membahayakan pengemudi lainnya.
Salah seorang sopir angkutan, Martoyanto mengungkapkan oknum tersebut diketahui bernama Agus Nur Cahyo. Ia menyebut Agus terhitung baru tiga bulan menjadi awak angkutan.
Tetapi perangainya di jalanan sangat membahayakan para pengemudi lain. Agus disebut kerap melajukan kendaraan secara kebut-kebutan, menyalip sesama bus Jogja-Wates dengan cara yang membahayakan.
"Sebetulnya sudah diberikan pemahaman tetapi tidak bisa malah yang bersangkutan melontarkan kata-kata kasar bahkan sering mengancam," ungkapnya.
Lantaran perangainya itulah para awak bus sepakat melakukan aksi mogok sebagai bentuk protes.
Aksi yang dilakukan sejak pukul 08.30 itupun mendapat kawalan ketat sejumlah aparat keamanan.
Aksi mogok berakhir setelah Agus bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan meminta maaf kepada sesama awak angkutan.
"Atas ulah saya, mohon dimaafkan ke depan tidak akan saya ulangi lagi," kata Agus disaksikan jajaran kepolisian selaku mediator.
Baca Juga: Posisi Wabup Kosong, DPRD Kulon Progo Targetkan Terisi Sebelum 9 Maret
Kanit Binmas Polsek Sentolo, AKP Hariyantama menyebut permasalahan tersebut sudah selesai setelah Agus membuat surat pernyataan bermaterai.
"Sudah, sudah selesai. Ini pemicunya karena sepi penumpang makanya sopir ini saling sikut untuk kejar setoran rebutan penumpang," terangnya.
Berita Terkait
-
Posisi Wabup Kosong, DPRD Kulon Progo Targetkan Terisi Sebelum 9 Maret
-
Terpopuler: Kamar Beauty and The Beast Ashanty, Kulon Progo Rasa Eropa
-
Penerbangan Dipindah ke YIA 29 Maret, Adisutjipto Layani Penerbangan Kecil
-
Diminati Maskapai Kelas Dunia, Pembangunan YIA Telah Capai 92 Persen
-
Cabuli Putrinya sejak SD hingga SMA, Pria di Kulon Progo Dilaporkan Istri
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris