SuaraJogja.id - SMPN 1 Turi Sleman sudah menjalankan kegiatan di hari pertama masuk sekolah, pascalaka air susur Sungai Sempor yang berujung maut.
Dari pantauan SuaraJogja.id di sekolah, pada Senin (24/2/2020) halaman sekolah lebih banyak didominasi oleh jajaran kepolisian dan media massa serta relawan Tagana dan Dinas Sosial dari Pemda. Tidak tampak siswa beraktivitas di halaman sekolah.
Namun demikian, sejumlah kesibukan terlihat di ruang pendampingan psikologi. Belasan relawan psikolog telah hadir di sana. Media massa hanya bisa berada di halaman sekolah, belum diperkenankan masuk ke area sekolah, baik untuk mencari keterangan atau gambar dari pihak sekolah.
Hingga pukul 07.55 WIB, belum ada pejabat atau perwakilan sekolah yang bisa dimintai keterangan perihal agenda yang dilakukan siswa bersama sekolah, dalam mengisi hari pertama KBM pascalaka susur Sungai Sempor, yang terjadi pada Jumat (21/2/2020).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, yang ada di lokasi, juga enggan memberikan keterangan apa pun terkait hal ini, hanya memperlihatkan situasi kala sejumlah orang sedang menyiapkan lokasi jumpa pers.
"Nanti pihak sekolah akan memberi keterangan jumpa pers jam 08.30 WIB," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Jenazah Sahabat yang Ikut Sursung Ditemukan, Zahra Tinggalkan Pertandingan
-
Nyaris Ikuti Sursung Serupa SMP 1 Turi, Fathi: Bisa Jadi Kami Korbannya
-
Rudy Sempat Dapat Kode Sebelum Temukan Korban Terakhir Susur Sungai Sempor
-
Mimpi Yasinta Pakai Sepatu Baru Pupus Usai Tragedi Susur Sungai Maut
-
Suasana Haru Pemakaman Zahra Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Teknologi Pelajar dan Mahasiswa
-
Diserbu Hampir 1 Juta Pasien RI, Malaysia Kantongi RM2.2 Miliar dari Wisata Kesehatan
-
Menguliti Paradoks Ekonomi Jogja: Kemiskinan Menurun, Ketimpangan Masih Membesar
-
BRI Group Raih Penghargaan Atas Kepemimpinan, ESG, Hingga Inklusi Keuangan