"Mereka sudah melakukan pengecekan lokasi. Saat itu memang arus masih landai dan aman digunakan, tetapi air bah itu datang tiba-tiba, dari arah utara mendung dan tidak tahu jika terjadi banjir. Jadi tidak ada unsur kesengajaan," ungkap dia.
Sudarsono menjelaskan bahwa pelaksanaan susur sungai telah menggunakan petunjuk teknis [juknis] yang ada. Namun karena kealpaan, insiden tersebut terjadi.
"Selama di Sungai Sempor belum ada kejadian seperti yang dialami SMPN 1 Turi. Jadi air deras dari utara ini secara tiba-tiba menimbulkan banjir. Jika melihat aktivitas warga, mereka juga biasa melakukan aktivitas di sekitar sungai," ungkap dia.
Sudarsono menjelaskan, sidang akan kembali dilanjutkan pada Kamis (30/7/2020) dengan agenda tuntutan oleh JPU. Selanjutnya, tim kuasa hukum terdakwa dijadwalkan melakukan pembelaan pada 3 Agustus 2020.
"Jadi setelah pembelaan ada replik dari jaksa dan duplik dari pembela. Kami masih menunggu untuk dua lanjutan itu. Setelah ada replik duplik, baru dibacakan putusannya," jelas dia.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 239 siswa SMPN 1 Turi nyaris terguyur arus deras saat menjalani kegiatan Pramuka susur sungai di Kali Sempor, Jumat (21/2/2020). Sebanyak 10 siswi hanyut dinyatakan tewas dalam insiden tersebut. Polisi juga menetapkan tiga tersangka, yakni guru yang juga pembina Pramuka berinisial IYA, DDS, dan RY.
Berita Terkait
-
Fakta Terbaru Sidang Tragedi Susur Sungai, YIA Tinggalkan TKP Karena Ini
-
Nasihat Juru Kunci Soal Merapi Menggembung dan 4 Berita Hits SuaraJogja
-
Kasus Susur Sungai Sempor, Basarnas: Peserta Harus Turun Bergilir
-
Sidang Kasus Turi, Saksi Sebut Susur Sungai Tak Penuhi Standar Keselamatan
-
Hampir 5 Bulan Pascatragedi Susur Sungai, Siswa SMPN 1 Turi Masih Trauma
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
Terkini
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik
-
Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari