SuaraJogja.id - Rute penerbangan internasional di Yogyakarta International Airport atau Bandara YIA kembali dibuka pada hari ini, Selasa (29/9/2020). Setelah Malaysia, kini giiliran penerbangan internasional dengan rute Singapura-YIA yang mulai beroperasi lagi.
Airport Operation and Service Senior Manager PT Angkasa Pura I Nyoman Noer Rohim mengatakan, rute penerbangan internasional tersebut melayani perjalanan YIA-Singapura dan Singapura-YIA.
Menurut rencana, rute Singapura-YIA tersebut akan beroperasi setiap hari dengan menggunakan airbus A 320.
Namun, penerbangan perdana kali ini dapat dikatakan masih belum semaksimal biasanya. Pasalnya, kali ini penerbangan itu hanya mengangkut 20 penumpang dari Singapura dan enam penumpang dari YIA tujuan Singapura.
“Untuk ke depan rencananya akan beroperasi secara daily, tetapi saat ini masih harus melihat reservasi penumpang,” kata Nyoman kepada awak media.
Nyoman menuturkan, kali ini penerbangan menggunakan maskapai Scoot Tigerair, menggantikan rute yang dilayani Silk Air di Bandara Adisutjipto Yogyakarta sebelum pindah ke Bandara YIA.
“Imigrasi di sini [Bandara YIA] sudah siap seratus persen” ucapnya.
Nyoman menegaskan, persyaratan untuk penerbangan internasional masih sama seperti yang sudah berlaku sebelumnya.
Salah satunya yakni, setiap penumpang wajib menjalani tes swab baik untuk keberangkatan atau kedatangan.
Baca Juga: Sempat Disegel Bapak Anak, Proyek Jalur KA Bandara YIA Sudah Bisa Dilanjut
PT Angkasa Pura I sendiri juga diketahui sudah menerapkan berbagai standar kesehatan, khususunya sejak menghadapi masa pandemi Covid-19, mulai dari petugas ground handling yang bertugas melakukan sterilisasi dengan disinfektan hingga penerapan protokol kesehatan cek suhu penumpang yang datang ke Bandara YIA.
Terkait jumlah penumpang di Bandara YIA, Nyoman menambahkan, hingga saat ini terus mengalami peningkatan.
Tercatat setiap harinya ada sekitar 3.500 sampai 4.000 penumpang baik dari gerbang kedatangan maupun keberangkatan.
“Kalau akhir pekan juga sudah sampai 4.500 sampai 5.000 penumpang,” ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, rute penerbangan internasional di Bandara YIA sudah terlebih dulu dibuka oleh Air Asia dengan rute Kuala Lumpur-YIA dan YIA-Kuala Lumpur.
Namun tetap saja, akibat pandemi Covid-19, penumpang masih terhitung sangat minim, sehingga maskapai pun tidak beroperasi secara penuh.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Disegel Bapak Anak, Proyek Jalur KA Bandara YIA Sudah Bisa Dilanjut
-
Ongkos Murah, Warga Bantul Kini Bisa ke Bandara YIA Naik Bus DAMRI
-
Mulai 15 September, Arab Saudi Izinkan Penerbangan Internasional Parsial
-
Jelang PSBB Jakarta, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Bandara YIA
-
Dukung Produk Lokal, Bandara YIA Siap Tampung Ratusan UMKM
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat