SuaraJogja.id - Ayah dan adik ipar dari karyawan salah satu bank di Bantul juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil itu diketahui setelah dilakukan tracing kepada anggota keluarga atau kontak erat dari karyawan bank asal Sewon tersebut.
Hal tersebut dipastikan langsung oleh Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Sewon, Danang Irwanto, Rabu (21/10/2020). Dikatakan Danang, pihaknya telah melakukan tracing kepada enam orang yang merupakan kontak erat pasien.
"Dari enam kontak erat, dua di antara mereka adalah adik ipar dan bapak. Keduanya dinyatakan positif Covid-19. Tadi pagi keduanya sudah kami antar untuk menjalani isolasi ke RS Lapangan,” ujar Danang kepada saat dikonfirmasi awak media.
Danang menyampaikan terkait hasil tes swab empat orang kontak erat lainnya dengan pasien semua dinyatakan negatif. Namun untuk sementara waktu keempat orang tersebut masih akan menjalani karantina secara mandiri.
" Untuk 4 orang yang lain negatif swab dan sekarang sudah karantina mandiri sejak terakhir kontak dengan pasien positif," ucapnya Danang yang juga menjabat Camat Sewon tersebut.
Ditambahkan Danang, saat ini rumah pasien yang bersangkutan sudah dilakukan desinfeksi dan sterilisasi oleh pihak-pihak terkait.
Diketahui sebelumnya, satu karyawan bank di Bantul dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Karyawan tersebut diketahui terkonfirmasi positif setelah melakukan pemeriksaan secara mandiri.
Kepala Humas RSUD Panembahan Senopati Bantul Siti Rahayuningsih yang dikonfirmasi terpisah, membenarkan jika ada salah satu karyawan bank yang menjalani perawatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Karyawan tersebut sudah masuk sejak hari Minggu (18/10/2020) kemarin.
"Benar, masuk di tempat kami [RSUD Panembahan Senopati Bantul] sejak hari Minggu lalu tanggal 18 Oktober," kata Siti.
Baca Juga: Pemda DIY Beli Dua Hotel di Malioboro, Bakal Disulap Jadi Ruang Pamer UMKM
Sementara itu Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso atau yang kerap disapa Oki menyatakan total sudah ada lima karyawan di salah satu bank Bantul yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Warga Bantul yang sekarang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 5 pegawai (bank)," kata Oki.
Dijelaskan Oki, dari lima orang yang tercatat tadi berasal dari satu bank yang sama. Kendati begitu, kelima orang itu menjalani perawatan dan isolasi di beberapa rumah sakit.
"Satu orang dirawat di RSUD Panembahan Senopati, lainnnya terbagi di beberapa tempat. Ada yang menjalani isolasi di Shelter dan RS Lapangan khusus Covid-19 Bambanglipuro," ucapnya.
Oki menyebut sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan atau notifikasi secara resmi dari pihak bank di tempat para pasien tersebut bekerja. Dikatakan Oki, pihaknya masih terus menunggu terkait hasil tracing dari kelima karyawan tersebut.
"Terkait belum ada laporan lagi. Notifikasi positif saja kan baru diketahui kemarin Selasa (20/10) siang," tuturnya.
Berita Terkait
-
Gawat! Napi di Lapas Barelang Batam Meninggal Karena Covid-19
-
Demi Uang Jajan, Mahasiswa di Amerika Serikat Rela Disuntik Virus Covid-19
-
Ada 40 Kasus Baru Positif Covid-19 di DIY, Mayoritas dari Bantul
-
Kasus Covid-19 di DIY Tambah 35 Pasien Baru, Sleman Masih Terbanyak
-
Kasus Positif Covid-19 di DIY Bertambah Lagi, Diantaranya ASN Dishub DIY
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha