SuaraJogja.id - Sebuah insiden kebakaran mobil terjadi di jalur cepat Jalan Ring Road Barat tepatnya di utara Jembatan Kaliabu, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Sleman, Jumat (6/11/2020). Mobil jenis sedan BMW tanpa plat nomor hangus terbakar dan sempat menghambat akses kendaraan.
Seorang saksi mata Mardani (63) menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 wib. Dirinya tengah menyiapkan bensin eceran di sekitar lokasi untuk dijual.
"Saya datang dari arah utara untuk berjualan bensin. Lalu saya melihat ada banyak mobil berhenti. Setelah saya dekati ke depan ternyata sebuah mobil terbakar, saat itu apinya sudah besar," kata Mardani ditemui wartawan di lokasi.
Ia mengatakan awalnya memang mendengar suara mobil yang kerap bolak-balik di tempatnya jualan. Mardani menduga jika pengemudi adalah montir bengkel yang sedang test drive.
"Saya kira hanya montir yang sedang mencoba mesin mobil. Tapi kok jam 5 pagi di jalanan sepi seperti itu. Bahkan mobil melaju dengan kecepatan tinggi sampai ngepot-ngepot (drifting)," katanya.
Warga Pedukuhan Dowangan, Kalurahan Banyuraden tersebut melanjutkan bahwa insiden tersebut sempat membuat kemacetan di lokasi setempat. Selanjutnya petugas pemadam kebakaran (Damkar) datang untuk memadamkan api.
Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Investigasi Kebakaran Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman, Suwandi mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan kebakaran mobil dari warga. Dua unit mobil damkar diterjunkan ke lokasi.
"Iya betul, anggota tadi ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Sebanyak dua mobil kami terjunkan untuk melakukan pemadaman," katanya.
Suwandi menjelaskan jika tidak ada korban dalam insiden itu. Kendati demikian pihaknya tak mengetahui pemilik mobil, pasalnya dia tak berada di lokasi saat pemadaman dilakukan.
Baca Juga: Dukum IKM Daerah Hadapi Pandemi, Disperindag DIY Gelar Jogja Premium Export
"Keberadaan pemilik mobil tidak diketahui. Ketika petugas selesai memadamkan dan mencari data pemilik dan nomor plat mobil, semuanya tidak ada," jelas dia.
Disinggung terkait penyebab kebakaran, Suwandi tak bisa memastikan. Namun dari informasi yang didapat, kendaraan tersebut sempat melaju bolak-balik hingga menyebabkan percikan api muncul dan membakar mobil.
"Dari keterangan saksi yang didapat mobil melaju kencang dan melakukan drifting. Setelah berhenti tiba-tiba mobil mengeluarkan percikan api dan terbakar," katanya.
Kapolsek Gamping, Kompol Herubertus Aan Andrianto membenarkan peristiwa itu.
"Iya benar ada kebakaran mobil oleh pengemudi. Mobil hangus terbakar dan masih kami dalami peristiwa ini," kata Aan melalui pesan singkat.
Berita Terkait
-
Klaster Perkantoran Muncul Lagi, Ini Kata Dinkes Sleman
-
Merapi Siaga, Sri Sultan HB X Minta Warga Sleman Jangan Panik
-
Status Meningkat, Pemkab Sleman Tetapkan Darurat Bencana Merapi
-
Bus TransJogja Kecelakaan di Sleman, Mobil Partai yang Jadi Lawan Disoroti
-
Soal Kompetisi, PSS Sleman Desak PSSI dan PT LIB Segera Gelar Pertemuan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Senyum Lebar Pariwisata Sleman di Libur Nataru, Uang Rp362 Miliar Berputar dalam Dua Pekan
-
Indonesia Raih Prestasi di SEA Games 2025: BRI Pastikan Penyaluran Bonus Atlet Berjalan Optimal
-
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Januari 2026, Cek Penerima dan Nominalnya!
-
Pengamat Hukum UII: Perbup Hibah Pariwisata Harusnya Diuji Dulu Lewat Judicial Review, Bukan Pidana
-
Geger! Guru Besar UGM Diancam Telepon Misterius yang Mengaku Polisi, Ini Respon Polresta Yogya