SuaraJogja.id - Ambrolnya talut jembatan kenet yang berada di Jalan Raya Jogja-Panggang Km 22, Pedukuhan Siluk 1, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul masuk dalam prioritas pembangunan Pemda DIY di akhir tahun 2020. Pihaknya telah menganggarkan lebih kurang Rp9,5 miliar untuk pembangunan jembatan tersebut.
Kabid Bina Marga Dina Pekerjaan Umum (PU), Perumahan dan ESDM DIY, Bambang Sugaib mengatakan pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk jembatan yang lebih dikenal dengan Jembatan Kenet tersebut. Tahun depan pembangunan mulai dilakukan.
"Kami usulkan, pembangunannya bisa dilakukan 2021 nanti. Saat ini sudah kami anggarkan untuk pembangunannya, total anggaran sekitar Rp9,5 miliar," ujar Bambang dihubungi wartawan, Rabu (11/11/2020).
Ia menjelaskan, ada prosedur dan teknis yang perlu dilakukan instansinya untuk bisa melakukan pembangunan. Termasuk menganggarkan dana pembangunan.
"Ada mekanisme penganggaran yang perlu dilakukan, nah tahun ini sudah kami usulkan, sehingga tahun 2021 segera dibangun jembatan permanen," ujar dia.
Hingga kini jembatan bailey atau jembatan sementara yang berada di lokasi tersebut sudah bisa dilintasi pengendara dari dua arah. Menghindari ambrolnya talut susulan, pihaknya memasang sejumlah bambu di sekitar longsoran talut.
"Agar aman dan tidak ada longsoran lain, kami pasangi bronjong di sekitar bekas longsoran. Sehingga bisa menahan longsor susulan," ujar dia.
Bambang tak menampik, pada Februari 2020 lalu talut di sekitar Jembatan Kenet sempat ambrol di posisi yang sama. Selanjutnya Pemda DIY melakukan perbaikan pada Agustus dan selesai pada September 2020.
"Februari memang sempat longsor. Nah lalu kami bangun jembatan sementara (bailey) agar akses jalan bisa dilintasi warga. Selanjutnya kami segera siapkan untuk pembangunan jembatan permanen di sana," ucap dia.
Baca Juga: Baru Buka Dagangan, Barang Senilai Jutaan Rupiah Milik Andy Digondol Maling
Bambang belum bisa memastikan bulan apa pembangunan mulai dilakukan. Kendati begitu, anggaran sebesar Rp9,5 miliar difungsikan untuk pembangunannya nanti.
Sebelumnya diberitakan, hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Bantul akhir Oktober lalu menyebabkan talut Jembatan Kenet ambrol, Selasa (27/10/2020).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 wib. Beruntung tak ada korban jiwa atau pengendara yang melintas pada saat itu.
Untuk keamanan, perangkat desa setempat juga membatasi akses jembatan bailey bagi pengendara motor. Akses kendaraan dari arah Gunungkidul ke Bantul itu hanya digunakan satu sisi.
Berita Terkait
-
Tambah 5 Pasien Positif, Kasus Covid-19 di Bantul Capai 1.265 Orang
-
Mobil Dinas Diduga Digunakan Saat Debat Paslon, Bawaslu Bantul Cari Bukti
-
Bocah di Bantul Ditabrak hingga Patah Tulang, Polisi Buru Pelaku
-
Ditabrak Motor Saat Asyik Main, Bocah di Bantul Retak Tulang hingga Operasi
-
Sakit Asma Menahun, Supoyo Akhiri Hidup Gantung Diri di Tiang Sutet
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal