Puluhan remaja digelandang petugas kepolisian saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Selasa (29/12/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Sementara ini, para remaja diberi sanksi wajib lapor. Rencananya setiap Rabu-Kamis ke-22 remaja ikut apel di Polres Bantul.
"Kami berikan pembinaan ke anak dan meminta orang tua untuk terus menjaga. Harapannya kegiatan seperti ini tak terjadi lagi. Keseharian anak harus dipantau agar tak terjerumus ke lingkungan yang salah, apalagi sampai masuk ke sebuah kelompok yang meresahkan warga," ungkap dia.
Berita Terkait
-
Aksi Vandalisme, Remaja Rusak Fasilitas Publik di Lapangan Dangin Carik
-
Studi Ilmiah Sebut Corat-coret Kertas Bisa Bikin Orang Tetap Waras
-
Niat Tawuran, 7 Pemuda Asal Bantul Diringkus Polisi
-
Pernah Bobol Rumah, Pelaku Penjambret Guru di Bantul Merupakan Residivis
-
Buron Empat Hari, Penjambret Guru di Bantul Menyerahkan Diri
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
"Nyaman Bersama Mandiri", Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Tiga Kampus Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Satgas Seharusnya Tak Sekadar Formalitas
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini