SuaraJogja.id - Menjelang tahun baru, kasus positif COVID-19 di DIY semakin mengkhawatirkan. Hanya dalam kurun waktu beberapa hari saja, kasus positif COVID-19 di kota ini sudah tembus di angka 12.155 kasus.
Padahal baru empat hari lalu pada Minggu (27/12/2020), kasus positif COVID-19 di DIY tembus di angka 11.110 kasus. Tingginya kasus ini akibat penambahan yang signifikan selama empat hari terakhir.
"Hari ini ada tambahan 257 kasus dari hasil pemeriksaan laboratorium pada 1074 sampel dan 1035 orang," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih, Kamis (31/12/2020) sore.
Menurut Berty, hampir semua kabupaten mencatatkan kasus baru yang tinggi. Sebut saja Bantul dengan 93 kasus, Sleman 61 kasus, Kota Yogyakarta 48 kasus, Kulon Progo 37 kasus dan Gunung Kidul 18 kasus baru.
Distribusi kasus paling tinggi, lanjut Berty dari tracing kontak kasus positif: sebelumnya yang mencapai146 kasus. Sedangkan dari hasil periksa mandiri sebanyak 57 kasus. Skrining pasien dan skrining karyawan kesehatan masing-masing mencatatkan satu kasus baru.
"Sedangkan 52 kasus lain belum ada info penularannya," jelasnya.
Sementara untuk kasus sembuh, menurut Berty ada tambahan 119 kasus. Dengan demikian total kasus sembuh di DIY menjadi sebanyak 8.175 kasus.
Kasus sembuh terbanyak dari Kota Yogyakarta sebanyak 56 kasus. Bantul menambah 31 kasus, Gunung Kidul 17 kasus dan Sleman 8 kasus sembuh.
"Sedangkan di Kulon Progo ada tambahan tujuh kasus sembuh," jelasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Dinkes Sleman Sesalkan Keputusan Pemda DIY Tak Jadi Terapkan PSBB
Berita Terkait
-
Positif Covid-19 di DIY Tembus 296 Kasus, Tertinggi Sejak Kasus Pertama
-
Ada 40 Kasus Baru Positif Covid-19 di DIY, Mayoritas dari Bantul
-
Kasus Positif Covid-19 di DIY Bertambah Lagi, Diantaranya ASN Dishub DIY
-
Tambah 20 Kasus Baru, 4 Pasien Positif COVID-19 di DIY Meninggal Dunia
-
33 Warga Tertular, Kasus Positif COVID-19 di DIY Tembus 1.507
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
JPU Ungkap Fakta Dugaan Anak Ditenggelamkan dalam Kasus Little Aresha
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar GSM Bertema "Noesantara 45" Sambut HUT ke-81 RI
-
13 Terdakwa Little Aresha Akhirnya Disidang, Orang Tua Korban Desak 4 Pelaku Lain Diproses Hukum