SuaraJogja.id - Kasus positif COVID-19 di DIY saat ini sudah tembus di angka 16.354 kasus. Jumlah ini muncul karena ada tambahan 262 kasus baru, Jumat (15/01/2021).
Tak hanya kasus baru yang bertambah signifikan, kasus meninggal pasca terkonfirmasi positif COVID-19 pun bertambah dengan jumlah yang cukup banyak. Gugus tugas mencatat ada tambahan18 pasien meninggal dunia.
"Hari ini telah dilakukan verifikasi jumlah kasus meninggal dari kabupaten kota, untuk kroscek dan ada beberapa kasus meninggal yang belum terlaporkan masuk laporan hari ini," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih, Jumat sore.
Menurut Berty, tujuh kasus meninggal berasal dari Sleman. Sedangkan delapan kasus meninggal lainnya dari Kota Yogyakarta dan tiga pasien lain dari Gunung Kidul.
Pasien meninggal di tiga kabupaten tersebut paling muda berusia 42 tahun dan tertua 87 tahun. Sebanyak 12 diantaranya laki-laki dan sisanya enam orang pasien perempuan.
"Total kasus meninggal di DIY sudah mencapai 367 kasus," jelasnya.
Berty menambahkan, untuk kasus sembuh tercatat ada tambahan sebanyak 248 kasus. Dengan demikian total kasus sembuh menjadi 10.795 Kasus
Sementara untuk kasus baru, penambahan terbanyak dari Bantul yang mencapai 84 kasus. Disusul Sleman dengan 77 kasus, Kota Yogyakarta 42 kasus, Kulon Progo 33 kasus dan Gunung Kidul 26 kasus baru.
Kemunculan kasus baru paling banyak dari hasil tracing kontak kasus positif sebelumnya yang mencapai 125 kasus. Hasil periksa mandiri memunculkan: 63 kasus, delapan kasus dari skrining karyawan kesehatan serta perjalanan luar daerah dan srining pasien masing-masing mencatatkan satu kasus baru.
Baca Juga: Terbit Pergub Larangan Demo di Malioboro, DPRD DIY: Silakan Demo di DPRD
"Sedangkan 64 kasus lain belum ada info penularannya," jelasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Kasus COVID-19 di DIY Tembus 8.147 Pasien
-
Tertinggi Sejak Maret, Kasus COVID-19 di DIY Tambah 224 Kasus
-
Kasus COVID-19 di DIY Makin Tinggi, Sultan Perketat Prokes Kabupaten/Kota
-
Kasus COVID-19 di DIY Tembus 6.073, Sleman Catat Kasus Terbanyak
-
Kasus Covid-19 di DIY Tambah 35 Pasien Baru, Sleman Masih Terbanyak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya