"Nah harapan kami, masyarakat itu bisa saling membantu dan gotong royong, yang diketahui saat ini mulai hilang. Kami ingin mengembalikan itu agar tumbuh kembali," kata dia.
Rakhma menjelaskan, pihak kalurahan sudah menyediakan selter kalurahan, yang berada di SD Negeri Wirokerten. Selter dikhususkan untuk pasien OTG dan bergejala ringan.
"Kami memang mengarahkan masing-masing dusun jika memungkinkan bisa menyediakan selter sendiri, tapi jika tidak mampu, kami sudah menyiapkan selter desa, yang memiliki 16 kamar. Itu sebagai antisipasi," katanya.
Rakhma mengatakan bahwa di Wirokerten tercatat ada 80 kasus aktif sejak posko Satgas Covid-19 Kalurahan dibentuk.
"Sejak 21 Maret saat posko ini dibentuk, ada 88 positif sampai hari ini. Dua orang di antaranya meninggal. Nah, dari 88 yang positif, lima orang tengah menjalani pemulihan dan isolasi," jelas dia.
Tag
Berita Terkait
-
Selter Gose Muhammadiyah Bantul Berbasis Keagamaan, Menko PMK: Itu Perlu
-
Menko PMK Usulkan Candi Borobudur Direkonstruksi Ulang
-
Setelah PTKM Mikro di DIY, Tak Ada Zona Merah di Tingkat RT
-
Menko PMK Minta Nakes Donor Plasma Konvalesen Tanpa Tunggu Pasien Kritis
-
Mayoritas RT di Sleman Masih Hijau, Hanya Satu RT Masuk Zona Kuning
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat