Namun, hasil ASPD tidak menentukan kelulusan dan tidak untuk meluluskan siswa. Kelulusan siswa tetap dilakukan lewat ujian sekolah seperti yang sudah diatur dalam Permendikbud.
"Kami benar-benar bekerja keras agar ASPD bisa terselenggara dengan baik dan bekerjasama dengan semua pihak. Termasuk gugus tugas kabupaten hingga dusun," lanjut dia.
Selain itu, protokol kesehatan ditegakkan sedemikian rupa dan jangan sampai diabaikan. Sekolah selalu dipantau oleh tim dari berbagai tingkatan.
"Hadirnya peserta ASPD harus dapat izin dari orang tua. Dalam rangka penanggulangan COVID-19 juga, kami sudah sampaikan kalau ada peserta didik dari keluarga isolasi atau dari daerah isolasi atau sedang tidak sehat, dimohon tidak ikut lebih dahulu. Bagi anak yang belum ikut, masih ada susulan dimungkinkan," imbuhnya.
Sekretaris Daerah Sleman Harda Kiswaya menuturkan, lewat penelusuran sementara yang dilakukan olehnya dan Disdik Sleman, diketahui sekolah dan guru yang diduga membocorkan soal ASPD Matematika itu sebetulnya sedang mengadakan bimbingan bagi anak-anak.
Guru tersebut sebelumnya telah mengumpulkan soal-soal. Soal itu yang kemudian dipakai pembekalan kelas sebagai 'pra ujian'.
Menurut Harda, tak ada yang mengetahui perihal isi soal. Bahkan pemkab Sleman tak mengetahui seperti apa soal yang akan dikerjakan siswa. Apalagi, Disdikpora DIY baru mengirimkan soal setengah jam sebelum ujian dimulai.
"Berarti kan kalau bocor enggak mungkin. Kalau bocor kan pasti sebelumnya. Yang beredar itu bahan materi pendampingan, tapi kalau setelah temuan klarifikasi Disdikpora DIY itu soalnya sama, yang salah yang bikin soal," kata dia.
Namun demikian, kejadian yang muncul ini tetap menjadi pembelajaran bagi Pemkab Sleman untuk ke depannya.
Baca Juga: Jadwal Perempat Final Piala Menpora 2021: Persib Jumpa Persebaya di Sleman
Pemkab Sleman juga tetap memberikan pendampimgan dan ingin mempublikasikan hasil penelusuran TPF perihal terbukti bocor atau tidaknya, bersalah atau tidaknya guru sekolah di Depok tersebut.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan
-
Raih 333 Medali di SEA Games 2025, Atlet Indonesia Diperkuat Literasi Keuangan
-
Waspada Penipuan Menggunakan Suara Soimah, Korban Dijanjikan Hadiah Rp100 Juta