SuaraJogja.id - Pemda DIY memberi tanggapan terkait pernyataan DPRD DIY yang mempertanyakan pembelian sejumlah lahan tanah yang hingga saat ini belum dimanfaatkan. Pembelian lahan eks Indra, bangunan Hotel Mutiara, lahan eks Stiker dan lahan di TPST Piyungan disebut bukan tanpa alasan.
"Jadi [pembelian lahan] sudah kita rencanakan, bukan tidak jelas [pemanfaatannya]," ujar Sekda DIY Baskara Aji saat dikonfirmasi, Kamis (27/05/2021).
Menurut Aji, saat ini Pemda baru merencanakan pemanfaatan lahan-lahan tersebut. Lahan eks bioskop Indra, misalnya, akan menjadi display UMKM dan PKL Malioboro. Begitu pula bangunan Hotel Mutiara yang rencananya akan dimanfaatkan untuk UMKM dan Dinas Pariwisata DIY.
Lahan eks kampus Stiker akan dimanfaatkan untuk pusat kebudayaan dan lahan parkir tambahan dari Malioboro. Sedangkan pengadaan lahan TPST Piyungan pun dimanfaatkan untuk perluasan pengelolaan sampah.
Baca Juga: 5 Fakta Gempa Jogja 2006 Silam, Diantara Bencana yang Renggut Banyak Korban Jiwa
"Kalau sekarang belum jalan ya karena proses,bukan asal beli," ujarnya.
Aji menambahkan, Pemda menerima masukan dari DPRD DIY terkait pemanfaatan lahan-lahan tersebut. Dengan demikian proses penggunaan lahan dan bangunan bisa dipercepat.
"Ya teman-teman di dewan bisa memberikan masukannya agar prosesnya lebih cepat," ujarnya.
Sebelumnya Ketua DPRD DIY, Nuryadi mempertanyakan pemanfaatan sejumlah lahan yang dibeli Pemda DIY. Padahal pembelian tanah dan bangunan tersebut membutuhkan anggaran yang besar.
"Pembelian tanah yang banyak dilakukan pemda diy dari masa ke masa menggunakan dana yang besar, kami belum melihat pemanfaatan pembelian tersebut," imbuhnya.
Baca Juga: Beli Lahan Banyak Tak Kunjung Dimanfaatkan, DPRD Pertanyakan Keputusan Pemda DIY
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Langsung Kunjungi DPRD DIY, Siswa MAN 2 Bantul Belajar Demokrasi
-
Visi Atmaji untuk Bantul: Ekonomi Meroket, Pendidikan Merata!
-
Absen Empat Tahun, Sri Sultan HB X Kembali Gelar Open House Idul Fitri
-
Catatan Hitam PJ Gubernur Heru Budi Hartono: Isu RS Sumber Waras hingga Reklamasi Teluk Jakarta
-
Aksi Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Jogja: Dobrak Gerbang DPRD DIY hingga Ambruk
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
Terkini
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas