SuaraJogja.id - Penambahan signifikan kasus COvid-19 di DIY membuat Sultan geram dan mengancam lockdown jika masyarakat terus-terusan nekat mengabaikan prokes. Pemkab Sleman kemudian merespons dengan menyatakan bahwa pihaknya sudah menerapkan lockdown mikro.
Gara-gara tren kasus Covid-19 yang tinggi ini pun, Pemda DIY membatalkan wacana pembelajaran tatap muka alias PTM. Masih soal Covid-19, sutradara Hanung Bramantyo akhirnya menyusul dua putrinya positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di kediamannya di Jogja.
Sementara itu, warga Srigading dikejutkan temuan mayat pria saat mencari kayu bakar di pesisir Pantai Samas. Simak di bawah ini lima berita terpopuler SuaraJogja.id pada jumat (18/6/2021) kemarin:
1. Kasus COVID-19 Naik Signifikan, Sri Sultan: Warga Ngeyel, Jogja Lockdown!
Penambahan kasus COVID-19 di DIY semakin mengkhawatirkan. Setiap hari ada tambahan pasien baru hingga lebih dari 500 kasus.
Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan pun lebih dari 75 persen lebih hanya dalam waktu seminggu terakhir. Padahal sebelumnya BOR rumah sakit rujukan hanya sekitar 36 persen.
2. Pemda DIY Buka Opsi Lockdown, Pemkab Sleman: Sudah Ada Lockdown Mikro
Baca Juga: Cari Kayu Bakar di Pesisir Pantai Samas, Warga Srigading Dikejutkan dengan Mayat Pria
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mulai membuka opsi untuk menerapkan lockdown bagi wilayah DIY. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memberi tanggapan atas munculnya wacana tersebut.
Kustini mengatakan, bila nantinya Gubernur meminta untuk menerapkan lockdown maka Pemkab Sleman akan mengikutinya. Lantaran, pemerintah kabupaten mengikuti apa yang menjadi perintah pemerintah provinsi dan pusat.
3. Positif Covid-19 Susul 2 Anaknya, Hanung Beri Saran Ini Soal Tes Swab
Berita Terkait
-
Cari Kayu Bakar di Pesisir Pantai Samas, Warga Srigading Dikejutkan dengan Mayat Pria
-
Nakes Semakin Kewalahan, IDI DIY Dukung Pertimbangan Lockdown dari Sri Sultan
-
Berbiaya Besar, DPRD Desak Pemda DIY Rumuskan Kebijakan Lockdown
-
Pemda DIY Buka Opsi Lockdown, Pemkab Sleman: Sudah Ada Lockdown Mikro
-
Mengerikan! Dampak Buruk Yogyakarta Lockdown, Begini Kondisi Wisata Jogja
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Axioo Hadir di Agres Karnaval Gadget 2026 Yogyakarta dengan Aktivitas AI dan Gaming
-
Tak Sekadar Pamer Produk, ADVAN Ajak Pengunjung Karnaval Gadget Jogja Coba Langsung
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran