"Karena cuma saya sendiri jadi kewalahan maka ada yang saya tolak. Untuk yang ditolak, saya minta di hari berikutnya kalau memang sabar menunggu," tambahnya.
Saat mengantar pasien, menurutnya, dia tidak menggunakan alat pelindung diri (APD). Satya hanya memakai masker, kacamata anti-debu dan bakteri, serta sekat di dalam mobil yang memisahkan antara driver dengan pasien.
"Cuma pakai alat itu saja saat membawa pasien ke rumah sakit. Mobil yang saya pakai yaitu Daihatsu Ayla," ujar dia.
Adapun permintaan pasien paling jauh yang pernah terima yakni ketika ia harus menjemput pasien di Kulon Progo. Padahal posisinya saat itu dia sedang berada di Bantul.
"Saya harus menempuh perjalanan dari Bantul ke Kulon Progo selama satu jam. Padahal jarak rumah si pasien dari Sentolo ke RSUD Wates hanya sekitar delapan menit," selorohnya.
Sementara, kondisi pasien yang paling memprihatinkan yang pernah ia antar dalam kondisi positif Covid-19, stroke, sesak napas, dan tidak bisa jalan. Kendati begitu, ia tetap mengantarkan pasien tersebut atas nama kemanusiaan.
"Ya tetap saya antar ke rumah sakit karena sudah komitmen," ujarnya.
Berita Terkait
-
Nekat Rayakan Malam 1 Suro, Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan di Pantai Parangkusumo
-
Pemkab Bantul Fasilitasi Pembuatan Akta Kematian Bagi ASN yang Meninggal Terpapar Covid-19
-
Stok Vaksin Moderna Datang, Ribuan Nakes di Bantul Bersiap Divaksin Dosis Ketiga
-
Perbup Bantul Soal Oksigen Gratis Sudah Rampung, Sehari Hanya Layani 25 Tabung
-
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Selatan Cilacap, Dirasakan Hingga Bantul dan Sekitarnya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan