Gubernur Jawa Tengah itu menyatakan di internal sendiri, jawatannya telah melakukan pengembangan khususnya terkait Wirausaha Alumni. Hal itu ditunjukkan melalui pemetaan Wirausaha Alumni UGM melalui KAGAMA Marketplace.
“Di internal kita terus membantu menggali ide-ide positif untuk pembangunan bangsa. Kita mengangkat tema-tema aktual untuk berbagai webinar, baik untuk membantu teman-teman kita yang sedang diberi amanah mengelola urusan bangsa, ataupun untuk membantu menyukseskan program pemerintah secara umum,” ujar Ganjar saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka Rakernas KAGAMA, Sabtu (18/12/2021).
Tidak sebatas program internal, Ganjar berucal, KAGAMA juga mempunyai program unggulan untuk eksternal yang tidak hanya ditujukan pada alumni saja. Contohnya saja, program inkubasi bisnis yang bertujuan untuk menumbuhkan bisnis, baik anggota Kagama maupun bukan anggota.
Lalu, KAGAMA juga mendorong prinsip-prinsip inklusi sosial serta memperkokoh dukungan pembangunan SDG’s Desa. Kegiatan itu dijalankan bersama dengan program Desa Inklusif yang menjalin kerja sama dengan Kemendes PDTT dan UGM.
“Dari 80 Kabupaten di 320 desa (masing-masing kabupaten ada 4 desa) yang menjadi target, kalau bisa didampingi secara serius satu desa saja per kabupaten, itu akan luar biasa! Artinya kita akan punya 80 desa inklusif hebat di Rakernas akan datang,” terangnya.
Ke depan bahkan tidak hanya Kemendes PDTT saja, tambah Ganjar, KAGAMA turut berencana bermitra dengan berbagai Kementerian lain. Misalnya saja ATR/BPN, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Informasi Geospasial dan Kementerian Tenaga Kerja dan sebagainya.
Berita Terkait
-
Sudah Masuk Era Hiperkompetisi, Pratikno: Kita Tak Pernah Berhenti Hanya Memperlambat Diri
-
Rapat Terbuka Dies Natalis ke-72, UGM: Kuatkan Resiliensi Menuju Kenormalan Pasca Pandemi
-
Enggan Komentari 2024, Ganjar Pranowo Minta Kagama Sedunia Guyub
-
Menhub Jajal Mobil Listrik Buatan UGM: Akan Dipakai di 2 Bandara dan Event G20
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan
-
Raih 333 Medali di SEA Games 2025, Atlet Indonesia Diperkuat Literasi Keuangan
-
Waspada Penipuan Menggunakan Suara Soimah, Korban Dijanjikan Hadiah Rp100 Juta
-
Maling Anjing di Lereng Merapi Sleman Menyerahkan Diri, Kasus Berakhir Damai di Polsek